Tahun Baru, Status dengan luka Baru
Ilustrasi/AI/Panji Hangara--
Ia keliru.
BACA JUGA:Rekayasa Membawa Derita
Hutang dan Kebohongan
Beberapa minggu berselang, hutang mulai menumpuk. Rentenir dan koperasi simpan pinjam datang silih berganti. Tekanan semakin berat, hingga Aponk mulai merasakan ada yang disembunyikan.
Kebenaran pun muncul dengan cara paling menyakitkan: kebohongan soal keuangan yang selama ini disimpan istrinya.
Pertengkaran tak terelakkan. Kata-kata yang dulu lembut berubah menjadi senjata. Malam itu, sang istri pergi tanpa menoleh ke belakang.
Pesan-Pesan yang Membuka Luka
Saat Aponk masih berusaha memahami kepergian istrinya, sebuah pesan masuk ke ponselnya. Dari seorang perempuan yang tak begitu ia kenal.
Ia membaca perlahan, jantungnya berdetak tak karuan. Pesan-pesan WhatsApp. Kata-kata yang melampaui batas. Nama istrinya ada di sana.
Lebih menyakitkan lagi, laki-laki itu bukan orang asing. Ia teman Aponk sendiri-seseorang yang sering duduk di ruang tamu, tertawa, dan minum kopi bersama.
Tetangga pun mulai bicara. Lelaki itu sering datang saat Aponk bekerja di luar kota. Dunia Aponk runtuh sepenuhnya.
Akhir di Awal Tahun
Tak ada lagi yang bisa diselamatkan. Kepercayaan telah hancur, cinta kehilangan arah. Mereka memilih jalan masing-masing setelah bertahun-tahun berbagi hidup.
Tahun baru 2026 datang tanpa kembang api bagi Aponk. Yang tersisa hanyalah sunyi dan sebuah status baru: sendiri.
- Share
-