Bumdes Abdi Mandiri Bogor Raih Panen Perdana Pisang Barangan Jumbo Merah, Siap Dorong Ekonomi Desa
--
Bogor, Aktualnews – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Abdi Mandiri, Desa Cimanggu 1 Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor, meramaikan sektor pertanian lokal dengan melaksanakan panen perdana Pisang Barangan Jumbo Merah pada Selasa (10/03/2026). Panen yang dilakukan di lahan seluas 2 hektar di Kampung Jatake RT 003 RW 007 menjadi bukti nyata keberhasilan program ketahanan pangan yang dibiayai dari alokasi 20 persen Dana Desa Tahun Anggaran 2025.
Proses 11 Bulan Hasilkan Kualitas Unggul
Secara simbolis, acara panen perdana dihadiri langsung Kepala Desa Cimanggu 1, Hernawan M Sodik, didampingi Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Abdurohim, Ketua Bumdes Abdi Mandiri Martin Supriatin, serta seluruh anggota kelompok tani yang mengelola kebun secara bersama-sama.
BACA JUGA:Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Satresnarkoba Polres Karanganyar Amankan Sabu 1,75 Gram
"Alhamdulillah, melalui kolaborasi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat, program yang dimulai pada Mei 2025 hanya membutuhkan waktu 11 bulan untuk memasuki tahap panen dengan kualitas produk yang sangat memuaskan," ujar Hernawan dalam sambutannya.
Menurut dia, program budidaya pisang jenis unggulan ini bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal, tetapi juga diharapkan menjadi kontributor utama bagi Pendapatan Asli Desa (PADesa) dan daya saing ekonomi masyarakat sekitar.
Anggaran Disesuaikan, Fokus pada Nilai Tambah
Mengenai pemangkasan anggaran Dana Desa Tahun 2026 dari Rp 1,5 Miliar menjadi Rp 373 Juta, Hernawan menegaskan bahwa pihaknya telah menyusun strategi adaptif untuk tetap mendukung program pertanian desa.
"Kita akan mengalokasikan bagian anggaran ketahanan pangan untuk pelatihan pembuatan produk turunan pisang, seperti keripik pisang, dodol, dan selai. Dengan demikian, setiap hasil panen bisa dimanfaatkan secara optimal – baik yang masuk grade untuk dijual utuh maupun yang tidak untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomis lebih tinggi," jelasnya.
1.500 Pohon Hasilkan 6,8 Ton, Pemasaran Terjamin
Ketua Bumdes Abdi Mandiri, Martin Supriatin, menjelaskan bahwa dari total lahan 2 hektar, saat ini telah dimanfaatkan seluas 1,3 hektar dengan penanaman 1.500 pohon Pisang Barangan Jumbo Merah (dua tahap masing-masing 750 pohon). Dari tahap pertama penanaman, sekitar 70% telah berbuah dan siap dipanen.
"Dengan perkiraan rata-rata hasil 13 kg per pohon, total hasil panen pada kwartal pertama tahun 2026 mencapai 6,8 ton. Kami tidak perlu khawatir tentang pemasaran karena seluruh produksi telah dijamin oleh PT Mandiri Banana Indonesia (MBI) sebagai mitra offtaker kami," ungkap Martin dengan bangga.
- Tag
- Share
-