Andai Tidak Ada Pemerintahan: Cukup Bank Indonesia?
John Lennon/acousticguitar.com--
Jakarta, AktualNews- Imajinasi dari John Lennon dalam lagunya "Imagine"
John Lennon pernah ngajak kita berimajinasi lewat lagunya "Imagine" tahun 1971:
"Imagine there's no countries... no religion... and no possessions..."
Nggak ada negara, nggak ada agama, nggak ada harta milik. Kedengarannya damai banget. Tapi kalau kita copot "pemerintahan", terus ganti fungsinya cuma ke Bank Indonesia aja, cukup nggak ya?
1. Dunia Tanpa Pemerintahan Versi "Imagine"
Bayangan Lennon itu utopis. Nggak ada batas negara, nggak ada perang rebutan wilayah. Orang hidup dari kesadaran, bukan dari paksaan hukum. Masalahnya, "Imagine" itu puisi. Dia nggak jelasin: kalau ada yang maling, siapa yang nangkep? Kalau ada sengketa tanah kayak kasus Ibu Desy tadi, siapa yg mutusin siapa yang benar?
Pemerintahan itu fungsi dasarnya 3: bikin aturan, ngamanin, ngatur kesejahteraan. Kalau dicopot, kekosongan kekuasaan biasanya diisi yang paling kuat, bukan yang paling benar.
2. Kalau Cuma Ada Bank Indonesia
Bank Indonesia / BI tugasnya jaga stabilitas rupiah, atur sistem pembayaran, jaga inflasi. BI hebat di bidang moneter, tapi dia bukan polisi, bukan hakim, bukan pembuat UU.
Andai nggak ada pemerintahan, cuma ada BI, yang terjadi:
1. Aturan main hilang: BI bisa atur suku bunga, tapi nggak bisa bikin UU KUHPerdata atau KUHP. Jadi sengketa gadai rumah, penipuan, penggelapan nggak ada pasal buat ngadilin. Ujungnya hukum rimba.
2. Keamanan kosong: BI nggak punya tentara/polisi. Kalau ada yang rampok bank, nggak ada yang nangkep. Uang digital yang BI jaga pun jadi nggak aman.
3. Kesejahteraan pincang : BI bisa cetak uang, tapi nggak bisa bangun sekolah, RS, jalan. Distribusi bantuan sosial juga bingung salurannya lewat siapa.
- Share
-