30 Tahun Dinanti, Jembatan Kelok Sembilan Terwujud

30 Tahun Dinanti, Jembatan Kelok Sembilan Terwujud

--

Karanganyar, AktualNews – Penantian lebih dari 30 tahun masyarakat Desa Gerdu dan Desa Salam, Kecamatan Karangpandan, akhirnya terwujud. Jembatan penghubung kedua desa yang diberi nama Jembatan Kelok Sembilan resmi dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026.

Jembatan tersebut diresmikan oleh Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M., didampingi Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav. Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr.Opsla., beserta jajaran Forkopimda, Kamis (13/8/2026), di Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan. Peresmian tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026.


--

Selain membangun jembatan, program TMMD juga merealisasikan betonisasi jalan menuju jembatan. Infrastruktur tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antara Desa Gerdu dan Desa Salam serta mempermudah mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas.

BACA JUGA:Tangkap Pengedar Tembakau Sintetis, Polres Karanganyar Bongkar Jaringan Pengedar Beroperasi Lewat Instagram

Bupati Karanganyar mengapresiasi sinergi TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Karanganyar, pemerintah desa, dan masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan pembangunan tersebut. Menurutnya, TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

"Kehadiran TNI dan Polri bersama masyarakat tentunya membangkitkan semangat gotong royong. Ini sesuai dengan semangat Karanganyar, Sesarengan Mbangun Karanganyar," ujar Bupati.


--

Bupati menegaskan, terwujudnya Jembatan Kelok Sembilan menjadi bukti bahwa kolaborasi mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Infrastruktur yang selama puluhan tahun dinantikan itu kini menjadi akses vital yang menghubungkan dua desa.

Dengan hadirnya jembatan dan jalan yang telah dibeton, masyarakat kini memiliki akses yang lebih cepat, aman, dan nyaman. Infrastruktur tersebut diharapkan memperlancar transportasi, distribusi hasil pertanian, aktivitas perdagangan, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga berbagai kegiatan sosial masyarakat.

"Harapannya tentu dengan akses yang semakin baik, roda perekonomian masyarakat dapat berjalan lebih maksimal," ungkap Bupati.

Lebih dari sekadar membangun infrastruktur, kehadiran Jembatan Kelok Sembilan menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Desa Gerdu dan Desa Salam. Akses yang lebih baik diyakini akan membuka peluang ekonomi, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong yang telah terbangun selama pelaksanaan TMMD. Menurutnya, pembangunan akan memberikan manfaat yang berkelanjutan apabila didukung oleh kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Share
Berita Lainnya