Jakarta, AktualNews -Acara buka puasa bersama (iftar) Rusia, Indonesia dilaksanakan di Istiqlal pada Sabtu (14/03)yang mempertemukan berbagai tokoh lintas agama dan perwakilan dari Indonesia dan Rusia dinilai menjadi simbol penting perdamaian di tengah situasi konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Rusia menyampaikan bahwa kegiatan iftar bersama ini menunjukkan kepada dunia bahwa masyarakat dari berbagai latar belakang agama dapat hidup berdampingan secara damai dan menjunjung nilai-nilai persahabatan, kasih sayang, serta saling pengertian.
BACA JUGA:Dubes Prancis Tutup Hari Internasional Francophonie di IFI
Di tengah perang yang masih terjadi di Timur Tengah, kegiatan seperti ini menjadi contoh positif bagaimana negara-negara dari kawasan yang berbeda dapat membangun kerja sama yang harmonis.
Secara geografis Rusia dan Indonesia berada sangat jauh, hubungan kedua negara tetap terasa dekat karena kesamaan nilai dan sejarah hubungan yang panjang, termasuk melalui komunitas Muslim di kedua negara.
“Kami sangat senang malam ini di Jakarta dapat menyelenggarakan acara seperti ini dan menunjukkan bagaimana kerja sama yang damai dapat terjalin antara Rusia dan
Indonesia, berharap kegiatan iftar bersama ini dapat menjadi agenda rutin setiap tahun. Selama ini, kedutaan memang telah menyelenggarakan kegiatan serupa dalam skala lebih kecil, namun tahun ini menjadi yang pertama kali digelar di Masjid Istiqlal,Jakarta dengan dukungan dari Spiritual Assembly of Muslims of Russia,"ujar Dubes Sergei Gennadievich Tolchenov.
Indonesia memiliki banyak universitas Islam, begitu juga Rusia yang memiliki sejumlah sekolah dan universitas Islam. Pertukaran pelajar dan kerja sama pendidikan dinilai dapat menjadi salah satu cara memperkuat hubungan kedua negara teruama dibidang pendidikan.
“Kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat Indonesia bagaimana Islam berkembang di negara kami, sekaligus mempererat hubungan antara komunitas Muslim di kedua negara,” tambahnya.
BACA JUGA:Dubes RI Untuk Kerajaan Inggris Hadiri Acara Buka Puasa Bersama di Taman Exchange Square
Beberapa tokoh muslim Rusia pernah menempuh pendidikan di Indonesia. Selain itu, saat ini juga ada pemuda Rusia yang belajar di pesantren dan sekolah Islam di Indonesia.
Rusia juga berharap lebih banyak mahasiswa Indonesia dapat datang ke negaranya untuk mempelajari kehidupan dan perkembangan Islam di Rusia.***