Fasilitasi Pendampingan Pandu Literasi Digital UMKM Naik Kelas Batch 8 Dorong Daya Saing Pelaku Usaha

Sabtu 21-02-2026,07:20 WIB
Reporter : Dawam
Editor : Admin

Karanganyar, AktualNews  — Pandu Literasi Digital dari Kementerian Komunikasi dan Digitalisasi Republik Indonesia menggelar kegiatan Fasilitasi Pendampingan Pandu Literasi Digital UMKM Naik Kelas Batch 8 dengan tema “Akselerasi Daya Saing UMKM melalui Transformasi Model Bisnis dan Penguatan Identitas Brand”, Jumat (20/2/2026), di Ruang Anthurium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kegiatan ini diikuti oleh para pelaku UMKM dari berbagai sektor di Kabupaten Karanganyar. Program tersebut bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan daya saing usaha.

BACA JUGA:Wakil Bupati Karanganyar Resmikan Klinik Bersalin Motherlight Birth Center di Colomadu

Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pengetahuan tentang transformasi model bisnis, penguatan identitas merek, serta strategi pemasaran digital agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif, baik di tingkat nasional maupun global.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, Isnan Nur Aziz, S.Kom., yang mewakili Bupati Karanganyar, menyampaikan bahwa literasi digital menjadi kunci percepatan pengembangan UMKM.

Ia menegaskan, program ini selaras dengan kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha.

“Pemerintah Kabupaten Karanganyar sangat mendukung kegiatan ini agar pelaku UMKM mampu memanfaatkan teknologi dan digitalisasi dalam mengelola usaha. Kami berharap pelatihan ini dapat membantu UMKM menjadi lebih efisien dan kompetitif,” ujarnya.

Sementara itu, pendamping Pandu Literasi Digital, Malinda Eka Wahyunita, S.Ant., menjelaskan bahwa peserta mendapatkan pembekalan praktis, mulai dari perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), pembuatan logo sebagai identitas visual, hingga pengembangan model bisnis yang efektif.

“Peserta dibimbing secara bertahap, mulai dari penyusunan HPP hingga pembuatan logo yang mampu memperkuat brand. Selain itu, kami juga mendampingi dalam penyusunan strategi pemasaran digital,” jelas Malinda.

Ia menambahkan, metode pembelajaran yang digunakan bersifat interaktif dan aplikatif, sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan materi yang diperoleh.

BACA JUGA:Outbond Ceria Forsekdesi Karanganyar di Agro Wisata Kemuning Dorong Koordinasi

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM semakin siap menghadapi tantangan era digital, mampu memperkuat identitas usaha, serta memperluas jangkauan pasar.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat peran UMKM sebagai pilar utama perekonomian daerah. ***

Tags :
Kategori :

Terkait