Karanganyar, AktualNews – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyalurkan bantuan tali asih kepada warga yang terdampak musibah angin puting beliung di Kecamatan Karangpandan. Penyaluran bantuan dilaksanakan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar pada Kamis (29/1/2026) di Balai Desa Karangpandan dan Balai Desa Doplang.
Bantuan diberikan kepada 169 kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana tersebut, baik kategori rusak ringan maupun rusak berat. Untuk rumah dengan kategori rusak ringan, Baznas menyalurkan bantuan sebesar Rp500.000, sedangkan rumah rusak berat menerima bantuan sebesar Rp1.000.000 per unit.
BACA JUGA:Dedikasi yang Berbuah Penghargaan, 85 Personel Polres Karanganyar Terima Tanda Kehormatan
Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., yang hadir langsung dalam kegiatan penyaluran bantuan tersebut menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa warga Karangpandan. Bupati menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Bantuan ini jangan dilihat dari besar kecilnya nominal, tetapi sebagai bentuk kepedulian dan rasa tresna Pemerintah Kabupaten Karanganyar kepada warga yang sedang tertimpa musibah angin puting beliung,” ujar Bupati.
Musibah angin puting beliung sebelumnya menerjang kawasan Pasar Karangpandan serta sejumlah desa di Kecamatan Karangpandan, meliputi Desa Karangpandan, Ngemplak, Doplang, dan sebagian wilayah Desa Gerdu. Angin kencang yang terjadi secara tiba-tiba selama beberapa menit tersebut mengakibatkan kerusakan pada atap rumah warga, kios pasar, serta bangunan lainnya. Beberapa gerobak pedagang juga dilaporkan terlempar akibat kuatnya hembusan angin.
Camat Karangpandan, Sinung Wardhana, A.P., M. Si., menjelaskan bahwa kerusakan terparah terjadi di wilayah Kidangan, Desa Doplang, di mana satu rumah warga mengalami kerusakan hampir menyeluruh. Saat ini, satu keluarga yang terdiri atas empat jiwa terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat.
“Upaya perbaikan dilakukan secara bertahap. Untuk sementara, warga bersama aparat melaksanakan gotong royong sambil menunggu hasil pendataan dan perhitungan dari BPBD terkait klasifikasi tingkat kerusakan, apakah termasuk kategori berat, sedang, atau ringan,” jelasnya.
BACA JUGA:Pemkab Karanganyar Gelar Bimtek Manajemen Pengelolaan KDKMP, Perkuat SDM Koperasi Desa Merah Putih
Selain bantuan dana dari Baznas, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Sosial bersama PMI, BPBD, TNI, Polri, dan Tagana juga telah menyalurkan bantuan logistik dan sarana prasarana, seperti kasur busa, obat-obatan, pakaian, serta kebutuhan dasar lainnya. Aparat bersama masyarakat setempat turut melakukan kerja bakti membersihkan sisa-sisa material bangunan guna mempercepat proses pemulihan lingkungan pascabencana.***