Kanada Sambut Piala Dunia FIFA 2026 Permudah Perjalanan WNI Dengan ETA
Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton menggelar media gathering di Jakarta, Rabu (10/6/2026).--
Jakarta, AktualNews- Menjelang dimulainya Piala Dunia FIFA 2026, Kanada menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan dengan Indonesia, mulai dari sektor perdagangan hingga mobilitas masyarakat.
Dalam temu media di Jakarta, Rabu (10/6), Duta Besar Kanada untuk Indonesia mengatakan Kanada bersama Amerika Serikat dan Meksiko siap menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026, turnamen terbesar dalam sejarah yang akan diikuti 48 tim dan mempertandingkan 104 laga. Sebanyak 13 pertandingan akan digelar di Kanada.
BACA JUGA:APF Canada Gelar CIAC 2026 di Singapura, Bahas Ketahanan Pangan dan Peluang ICA-CEPA
Menurutnya, Piala Dunia menjadi kesempatan bagi Kanada untuk memperkenalkan budaya, keberagaman masyarakat, serta mempererat hubungan dengan negara-negara mitra, termasuk Indonesia.
Kanada juga mengumumkan kemudahan perjalanan bagi warga Indonesia. Sejak 26 Mei 2026, warga Indonesia yang pernah memiliki visa Kanada dalam 10 tahun terakhir atau memiliki visa non-imigran Amerika Serikat yang masih berlaku dapat mengajukan Electronic Travel Authorization (ETA) untuk perjalanan udara ke Kanada tanpa perlu mengurus visa reguler.
Di bidang ekonomi, Kanada dan Indonesia terus mendorong implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Kanada,Indonesia (CEPA) yang ditandatangani pada September 2025. Kanada telah menyelesaikan proses ratifikasi, sementara Indonesia tengah menyiapkan proses ratifikasi melalui Peraturan Presiden.
Duta Besar Kanada juga mengumumkan dibukanya pendaftaran Indo-Pacific Media Fellows Program yang memberi kesempatan bagi jurnalis kawasan Indo-Pasifik untuk mengikuti program kunjungan dan pelatihan di Kanada.
BACA JUGA:Kedutaan Besar Canada Untuk Indonesia Gelar Internasional Women's Day 2025
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa masa tugasnya sebagai Duta Besar Kanada untuk Indonesia akan segera berakhir setelah dua setengah tahun bertugas.
“Tahun depan, Kanada dan Indonesia akan merayakan 75 tahun hubungan diplomatik. Saya yakin hubungan kedua negara akan terus berkembang dan semakin kuat,” ujarnya.***
- Share
-