Alhamdulillah, Lansia 79 Tahun Asal Batusangkar yang Sempat Hilang di KMP Katya Ditemukan Selamat
--
Merak, AktualNews -Kepanikan sempat melanda para penumpang Kapal Motor Penumpang KMP Katya pada Minggu (5/7/2026) siang. Seorang penumpang lansia perempuan bernama Yusmanidar sempat dilaporkan hilang saat kapal tengah berlayar dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung menuju Pelabuhan Merak, Banten.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Sang putri, Welly, yang sejak awal menemani ibunya, tiba-tiba tidak melihat keberadaan sang ibu di tempat duduk mereka. Itu terjadi karena meninggalkan ibunya karena ingin menikmati kopi di kantin yang berada di lantai atas ruang tunggu kapal Ferry.
BACA JUGA:Bupati Maya Hasmita Wisuda Puluhan Lansia
"Saya cari ke toilet, ke kantin, ke dek. Nggak ada. Jantung rasanya copot," kenang Welly dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di Pelabuhan Merak.
Sang ibu diketahui merupakan perempuan kelahiran Batusangkar, Sumatera Barat, 4 April 1946. Di usianya yang ke-80 tahun, beliau dikaruniai 5 orang putri dan tidak memiliki putra.
Karena cemas, Welly segera melapor ke petugas keamanan kapal. Tak butuh waktu lama, pengumuman melalui pengeras suara pun disiarkan oleh Satpam KMP Katya. Nama, ciri-ciri, dan pakaian sang ibu disebutkan berulang kali agar seluruh penumpang dan kru bisa membantu.
Upaya itu membuahkan hasil. Beberapa menit kemudian, Ibu Yusmanidar ditemukan oleh petugas di area dek penumpang bagian belakang. Kondisinya sehat, hanya tampak bingung dan lelah.
"Alhamdulillah ya Allah. Terima kasih untuk bapak-bapak Satpam dan semua penumpang yang bantu cari. Kalau tidak ada pengumuman itu, kami tidak tahu," ucap Welly sambil memeluk ibunya erat.
BACA JUGA:Pemprov DKI Jakarta Manjakan Lansia Dengan Trakyek Jarak Jauh
Imbauan untuk Keluarga
Pihak ASDP Cabang Merak mengimbau kepada keluarga yang membawa lansia agar tidak melepaskan pengawasan, terutama saat kapal dalam pelayaran. Keramaian dan luasnya area kapal sering membuat penumpang usia lanjut kebingungan mencari tempat.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa solidaritas antar penumpang masih sangat kuat. Satu pengumuman sederhana dari petugas ternyata mampu mempersatukan kembali seorang ibu dengan putrinya.***
- Share
-