Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Rudy Susmanto Langsung Intusikan PUPR Segera Perbaikin Jalan Tegar Beriman

 Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Rudy Susmanto Langsung Intusikan PUPR Segera Perbaikin Jalan Tegar Beriman

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor memperbaiki kerusakan Jalan Tegar Beriman Cibinong dari simpang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cibinong hingga Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (26/2/2025).--

Bogor, AktualNews - Atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah 1, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor langsung bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait kerusakan jalan di Jalan Tegar Beriman, ruas jalan Simpang PDAM hingga Bojonggede.

Sebelumnya, masyarakat menyampaikan keluhan melalui pemberitaan di media massa mengenai banyaknya lubang di ruas jalan tersebut. Hari ini, UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah 1 langsung melakukan pemeliharaan jalan untuk memperbaiki kondisi jalan tersebut.

Kasubag TU UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah 1, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, Moch. Reza Syaifulloh, menjelaskan bahwa berdasarkan arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, terkait aduan kerusakan jalan dari masyarakat, pihaknya segera menindaklanjuti.

“Hari ini kami tangani beberapa titik dari mulai Simpang PDAM hingga ke ujung di Bojonggede. Saat ini kami lakukan pemeliharaan di jalur lambat kiri, kemudian akan dilanjutkan untuk jalur cepat kiri,” jelas Reza.

BACA JUGA:Pemkab Bogor Kampanyekan Pengurangan Food Waste untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Reza menambahkan bahwa targetnya adalah melakukan pemeliharaan maksimal di seluruh ruas jalan tersebut. Tidak hanya ruas jalan ini, namun semua jalan yang berstatus jalan kabupaten akan mendapatkan pemeliharaan secara rutin.

“Pemeliharaan jalan tersebut sebenarnya kami lakukan secara berkala. Sebelumnya, kami sudah menangani ruas jalur cepat kiri,” tuturnya.

Namun, Reza mengungkapkan bahwa kondisi jalan tersebut tergolong rusak berat, sehingga bukan hanya membutuhkan pemeliharaan rutin, melainkan juga rekonstruksi jalan untuk hasil yang lebih maksimal.

“Karena kondisi jalan ini rusak berat, bukan sekadar pemeliharaan. Penanganannya membutuhkan rekonstruksi jalan. Dinas PUPR sedang berupaya melakukan rekonstruksi agar penanganannya lebih maksimal,” ungkap Reza. ***

Sumber: