Pengusaha Lokal Resah, Proyek Senilai Rp150 Miliar Didominasi Kontraktor Luar Daerah

Pengusaha Lokal Resah, Proyek Senilai Rp150 Miliar Didominasi Kontraktor Luar Daerah

--

Karanganya, AktualNews  – Kalangan pengusaha jasa konstruksi di Kabupaten Karanganyar mengaku resah menyusul hasil lelang proyek Pemerintah Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2026. Mereka menyebut paket-paket proyek dengan total nilai sekitar Rp150 miliar didominasi oleh perusahaan kontraktor dari luar Kabupaten Karanganyar.

Para kontraktor lokal mengaku telah mengikuti seluruh tahapan lelang sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh persyaratan administrasi, teknis, maupun dokumen pendukung telah dipenuhi. Namun, mereka mengaku tidak ada satu pun perusahaan asal Karanganyar yang berhasil memenangkan paket pekerjaan.

BACA JUGA:Polres Karanganyar Hari Bhayangkara ke-80, Gelar Bazar Sembako Murah dan Jumat Berkah untuk Masyarakat

Salah seorang pengusaha jasa konstruksi lokal yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyampaikan bahwa pelaku usaha daerah bukan meminta perlakuan istimewa, melainkan kesempatan yang adil dalam proses pengadaan.

"Apabila memang ada perusahaan lokal yang memenuhi seluruh persyaratan dan memiliki kemampuan yang sama, kami berharap setidaknya ada yang diberikan kesempatan untuk memenangkan paket pekerjaan. Dengan demikian, perputaran ekonomi dari proyek pemerintah dapat lebih dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Karanganyar, mulai dari penyerapan tenaga kerja, penggunaan material lokal, hingga meningkatnya aktivitas ekonomi di daerah," ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan pengusaha lokal dalam pembangunan daerah dinilai penting karena keuntungan usaha yang diperoleh umumnya akan kembali berputar di Karanganyar melalui investasi, pembayaran pajak, dan pemberdayaan tenaga kerja setempat.

BACA JUGA:Baznas Kerja Sama Dengan Polres Karanganyar Mengadakan Pelatihan Satpam Sejumplah 50 Peserta

Meski demikian, para pengusaha lokal menegaskan tetap menghormati mekanisme lelang yang berlaku. Mereka hanya berharap proses evaluasi dilakukan secara transparan, objektif, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta yang memenuhi persyaratan.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Karanganyar maupun pihak yang menangani pengadaan barang dan jasa belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. Media  masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak terkait untuk memperoleh penjelasan dan tanggapan resmi.***

Share
Berita Lainnya