Yuyu: Melalui Drumband Kita Tingkatkan Kreativitas Siswa dan Perhalus Budi Pekerti Anak

Yuyu: Melalui Drumband Kita Tingkatkan Kreativitas Siswa dan Perhalus Budi Pekerti Anak

--

Jakarta, AktualNews- Drumband bukan cuma soal baris-berbaris sambil mukul drum. Buat Yuyu, drumband adalah ruang belajar yg lengkap. Di sinilah kreativitas siswa diasah, sekaligus budi pekerti anak dihaluskan.

Ketua Yayasan YSPDI, Yuyu keahlian anak dalam memainkan drumband antara lain dilihat dari:

1. Latihan Kreativitas Lewat Ritme & Gerak

Main drumband itu nggak bisa "asal mukul". Anak harus hafal notasi, ngatur tempo, sampe bikin variasi gerakan baris. 

BACA JUGA:Libur Sekolah Tiba, PUD Aneka Usaha Jamin Waterpark Intanpari Prima dan Aman

Lewat proses ini, otak anak terus dipaksa mikir:

- Kreatif bikin pola :Kapan drum tenor masuk, kapan simbal berhenti. Anak jadi belajar menyusun irama sendiri.

- Kreatif pecahin masalah : Formasi berantakan? Mereka harus cari solusi bareng-bareng biar kompak lagi.

- Berani tampil: Tampil di depan umum ngajarin anak keluar dari zona nyaman. Rasa percaya diri tumbuh dari situ.

Jadi drumband = kelas seni + problem solving yg seru.

2. Menghaluskan Budi Pekerti Lewat Disiplin Tim

Kenapa budi pekerti bisa halus? Karena drumband isinya aturan main.

1. Disiplin waktu :Dateng latihan telat 5 menit aja, temponya bisa berantakan. Anak jadi belajar menghargai waktu.

2. Kerjasama: Nggak ada "bintang tunggal" di drumband. Drum bass, snare, mayoret, semuanya harus menyatu. Anak belajar menurunkan ego demi tim.

Share
Berita Lainnya