Protes Atas Proyek Tidak Sesuai Harapan Warga Desa di Wilayahnya
--
Sukabumi, AktualNews -Kepala Desa (Kades) Kadalaman, Rosid, bersama Ir. H. Jaenudin sebagai perwakilan para petani merasa sangat kecewa atas kinerja sebuah CV Rama Dwipati Pradja yang tidak sesuai dengan harapan petani.
Ada pointer yang disuarakan pada Senin (6/4) pagi di depan Saluran Air Cikarang Cigangsa, yang mengaliri sawah di Desa Kadaleman, Surade, Sukabumi, Jawa Barat.
Pertama, konteks pernyataan Kades Rosid adalah Kepala Desa Kadalaman, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Di beberapa laporan, ia dikenal aktif menangani persoalan infrastruktur irigasi dan mengusahakan perbaikan bendungan agar lahan pertanian bisa terus berproduksi.
BACA JUGA:PWDPI Sukabumi Raya Gandeng Desa Warnasari, Dorong Sinergi Pembangunan Desa
Selain Kades, terlihat hadir di lapangan, antara lain Ir. H. Jaenudin. Ia adalah figur yang sering muncul sebagai penggerak atau fasilitator dalam penguatan sektor pertanian dan pembudidayaan komoditas baru di beberapa desa di Sukabumi, sehingga wajar jika ia mewakili aspirasi petani.
Ketiga, hadir pula Bu Ade, sarjana penggerak desa yang berasal dari Jakarta dan sudah melakukan dedikasinya sejak Mei 2025 bersama advokat Suta Widhya, S.H. dalam mengupayakan turunnya dana propinsi Jawa Barat untuk wilayah desa di Kabupaten Sukabumi.
Keempat, rasa “kecewa atas kinerja CV” dinyatakan langsung di lapangan dan disaksikan oleh insan pers yang diundang khusus ke lokasi.
"Proyek atau kerja sama antara petani/Desa Kadalaman dengan suatu CV yang melakukan jasa pembangunan, pengelolaan infrastruktur, atau pengelolaan lahan/budidaya) yang awalnya diharapkan memperbaiki produktivitas atau kondisi lahan. Namun, hasil atau kinerja CV tersebut tidak sesuai janji. Bangunan infrastruktur rusak/terlambat diselesaikan tidak sesuai jadwal yang terpampang di papan proyek." Ungkap Rosid.
Rosid menilai pengelola proyek tidak transparan sehingga manfaat bagi petani tidak kunjung terasa, sehingga petani dan Kades merasa kecewa dan berpotensi melakukan protes, pengaduan, atau evaluasi kerja sama di kemudian hari.
Bu Ade berencana untuk mengambil langkah yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Rencana untuk laporan resmi atau surat dinas akan dikirim.
"Segera saya akan kami kemas kurang lebih penyataan sikap Kepala Desa Kadalaman, Rosid, bersama Ir. H. Jaenudin sebagai perwakilan para petani untuk menyatakan kekecewaan atas kinerja CV XYZ karena pelaksanaan kerja sama/pengelolaan proyek tidak sesuai dengan harapan dan kebutuhan petani di Desa Kadalaman.” Tandas bu Ade.
BACA JUGA:Kiprah Suta Widhya di Sukabumi Jawa Barat: Mulai Dari Urusan Air Sampai Urusan Bantuan Hukum
Bila ada lagi turun dana, tampaknya nama CV XYZ perlu dipertimbangkan untuk ditolak saja. Kami lihat kerja sama yang dilakukan oleh CV itu tidak melingkupi masyarakat yang terdampak alias melenceng. Lihat saja irigasi, pengolahan lahan, atau pengadaan sarana tidak sesuai harapan masyarakat Desa Kadaleman.
- Share
-