Simak Tata Cara Shalat Idulfitri yang Benar Mulai dari Niat hingga Takbir Tambahan
Ilustrasi/Chanel muslim.--
Jakarta, AktualNews -Setelah menjalani bulan suci Ramadhan selama tiga puluh hari, umat Muslim seluruh dunia meriahkan Hari Raya Idulfitri, yang diawali dengan melaksanakan ibadah shalat Id di waktu pagi hari. Kegiatan shalat ini umumnya dilaksanakan secara bersama-sama (berjamaah), baik di kompleks masjid maupun di lokasi terbuka seperti lapangan yang telah disiapkan. Banyak dari kita yang memilih datang bersama anggota keluarga, menjadikan suasana semakin meriah dan penuh kebersamaan. Namun demikian, bagi yang karena berbagai alasan terlambat atau tidak bisa ikut berjamaah, shalat Id juga diperbolehkan untuk dilakukan secara individu di rumah.
Shalat Idulfitri terdiri dari dua rakaat saja. Secara umum, tata cara pelaksanaannya memiliki kesamaan dengan shalat sunnah atau wajib pada hari biasa. Namun terdapat bagian khusus yang membedakannya, yakni adanya serangkaian takbir tambahan yang dilakukan sebelum membaca Surah Al-Fatihah di setiap rakaat. Di antara jeda setiap takbir tambahan tersebut, umat juga dianjurkan untuk membaca dzikir tertentu.
BACA JUGA:Hari Ini Khatib Sholat Idul Fitri Muhammadiyah Bogor Ajak Umat Jaga Persatuan
Berikut rincian bacaan dan urutan dalam shalat Id:
- Shalat dimulai dengan membaca niat secara hati-hati, diikuti dengan takbiratul ihram dan doa iftitah seperti pada shalat biasa.
- Pada rakaat pertama, setelah takbiratul ihram dan doa iftitah, disunnahkan untuk membaca takbir sebanyak tujuh kali, dengan jeda yang cukup antar bacaan. Di setiap jeda takbir, disarankan untuk membaca dzikir:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
(Allahu akbar kabira, wal hamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila)
Yang artinya: "Allah Maha Besar dengan segala kebesaran-Nya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang melimpah, Maha Suci Allah, baik di waktu pagi maupun petang."
- Selain bacaan di atas, juga bisa menggunakan dzikir alternatif:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
(Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar)
Yang artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah, Allah Maha Besar."
- Setelah menyelesaikan rakaat pertama, lanjutkan ke rakaat kedua. Pada rakaat ini, juga dilakukan takbir tambahan sebanyak lima kali sebelum membaca Surah Al-Fatihah, dengan membaca dzikir yang sama seperti pada rakaat pertama di antara setiap takbir.
- Share
-