Plan Indonesia, ZAP Clinic, dan LEE Management Renovasi Sekolah dan Bangun Akses Air Bersih di NTT
--
Jakarta, AktualNews -Di bulan suci Ramadan, kepedulian terhadap kebutuhan dasar anak-anak dan perempuan kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia), ZAP Clinic, dan LEE Management berkolaborasi memperbaiki fasilitas pendidikan serta membangun akses air bersih di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, NTT memiliki persentase tertinggi sekolah dalam kondisi rusak di Indonesia, mencapai 29,93 persen. Di sejumlah wilayah, masih ditemukan ruang kelas dengan dinding kayu sederhana, atap bocor, hingga lantai tanah yang jauh dari standar kelayakan untuk proses belajar yang aman.
BACA JUGA:Ratusan Pemuda NTT Bertukar Gagasan Tangani Perubahan Iklim di Jambore GRUF 2025
Melihat kondisi tersebut, Plan Indonesia bersama para mitra menggelar kegiatan Voluntrip pada 3–4 Februari 2026. Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah figur publik, di antaranya Joe Taslim, Wulan Guritno, Winky Wiryawan, Kenes Andari, Shalom Razade, Gerin Nathanael, serta Ida Rhijnsberger.
Dalam kegiatan tersebut, para relawan mengunjungi dua sekolah dasar di Manggarai dan terlibat langsung dalam berbagai aktivitas, mulai dari membantu renovasi ruang kelas, memperbaiki fasilitas belajar, membangun toilet ramah anak perempuan, hingga memberikan edukasi kesehatan dan sanitasi kepada siswa, guru, dan orang tua.
Managing Director LEE Management, Bucie Lee, mengatakan keterlibatan figur publik diharapkan dapat membantu menyuarakan isu pendidikan dan akses air bersih kepada masyarakat yang lebih luas.
“Dengan hadir langsung di lapangan, kami bisa melihat dan memahami tantangan yang dihadapi anak-anak dan masyarakat,” ujarnya.
Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti, menegaskan bahwa akses terhadap pendidikan yang aman, sanitasi layak, dan air bersih merupakan hak dasar setiap anak.
BACA JUGA:NTT DATA Transformasikan Masa Depan Ruang Kerja Digital dengan Teknologi AI Generatif dan Copilot
“Kolaborasi lintas sektor penting untuk memastikan anak-anak, terutama perempuan, dapat belajar di lingkungan yang sehat, aman, dan inklusif,” katanya.
Melalui inisiatif ini, para mitra berharap semakin banyak pihak tergerak untuk mendukung upaya peningkatan akses pendidikan, sanitasi, dan air bersih bagi anak-anak di Indonesia, khususnya di wilayah timur.***
- Share
-