Let It Be, Lagu Ikonik The Beatles yang Menginspirasi Generasi
Tangkap layar/YouTube --
Jakarta, AktualNews- "Let It Be" bukan hanya sebuah lagu dari The Beatles – ia adalah salah satu karya paling ikonik dalam sejarah musik dunia, yang membawa pesan harapan dan kedamaian hingga kini tetap menyentuh hati banyak orang. Dirilis pada tahun 1970 sebagai singel dan judul lagu album terakhir mereka sebelum bubar, lagu ini menjadi simbol akhir dari era keemasan band legendaris asal Inggris tersebut.
Latar Belakang Pembuatan Lagu
Ide untuk membuat "Let It Be" datang dari Paul McCartney pada tahun 1968, ketika ia mengalami masa sulit dalam kehidupan pribadi dan kondisi band yang mulai tidak stabil. Menurut McCartney, ia mendapatkan inspirasi melalui mimpi tentang ibunya, Mary McCartney, yang wafat ketika ia masih muda. Dalam mimpi tersebut, ibunya berkata padanya "Let it be" dan memberikan semangat untuk menghadapi segala kesulitan.
Perekaman lagu ini berlangsung selama masa pembuatan album Let It Be (yang awalnya diberi judul Get Back), di mana hubungan antar anggota The Beatles – McCartney, John Lennon, George Harrison, dan Ringo Starr – sedang tegang akibat perbedaan pandangan dan tekanan industri musik. Meskipun suasana perekaman seringkali tidak nyaman, lagu ini muncul sebagai karya yang penuh makna dan kekuatan emosional.
BACA JUGA:Catatan Sejarah, The Beatles Cetak 600 Juta Album dan Urutan Pertama Dalam 175 Minggu di Tangga Nada
Komposisi dan Aransemen Musik
Musikalnya, "Let It Be" dibangun di atas harmoni piano yang khas milik McCartney, dengan irama yang lambat dan penuh emosi. Aransemennya meliputi vokal solo yang kuat dari McCartney, dukungan vokal latar dari Lennon dan Harrison, serta bagian gitar solo yang menggelegar yang dimainkan oleh Harrison. Pada versi yang dirilis sebagai singel, juga terdapat bagian orkestra dan kor yang memperkaya kedalaman suara lagu.
Lirik lagu yang sederhana namun mendalam menyampaikan pesan tentang menerima keadaan apa adanya, menemukan ketenangan di tengah kekacauan, dan mempercayai bahwa "there will be an answer, let it be" (akan ada jawabannya, biarkan saja). Pesan ini menjadi semakin relevan mengingat konteks bubarnya The Beatles dan situasi sosial-politik global pada awal tahun 1970-an.
Dampak dan Warisan
- Pencapaian Komersial: Singel "Let It Be" mencapai puncak tangga lagu di berbagai negara termasuk Inggris, Amerika Serikat, dan Australia. Album dengan judul yang sama juga menjadi salah satu album terlaris The Beatles, dengan penjualan mencapai puluhan juta kopi di seluruh dunia.
- Pengakuan Kritis: Lagu ini telah menerima banyak penghargaan dan termasuk dalam daftar lagu terbaik sepanjang masa versi berbagai media seperti Rolling Stone dan Billboard. Pada tahun 2004, "Let It Be" masuk ke dalam Grammy Hall of Fame.
- Pengaruh Budaya: Pesan harapan dalam lagu ini telah membuatnya menjadi pilihan populer dalam acara-acara penting, baik dalam konteks pribadi maupun masyarakat. Banyak musisi terkenal juga telah membuat versi cover dari lagu ini, termasuk Aretha Franklin, Elvis Presley, dan Diana Ross, yang menunjukkan jangkauan pengaruhnya yang luas.
- Makna untuk The Beatles: Bagi banyak penggemar, "Let It Be" menjadi cara yang layak untuk mengakhiri perjalanan bersama The Beatles – sebuah lagu yang mengajak untuk menerima akhir dengan hati yang tenang dan menghargai semua yang telah mereka ciptakan bersama.
BACA JUGA:Konsistensi Sang Legenda Musik Tanah Air ” Koes PLus “
- Share
-