Di HPN Bupati dan Wakil Bupati Jadi Wartawan Dadakan
--
Karanganyar,AktualNews – Pemandangan tak biasa terlihat di Pendopo Desa Wonokeling, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar pada Senin (9/2). Bupati Karanganyar, Rober Christanto, dan Wakil Bupati, Adhe Eliana, mendadak beralih profesi menjadi awak media.
Mengenakan gaya khas wartawan lapangan, keduanya tampak antusias memegang mikrofon dan mencecar narasumber dengan berbagai pertanyaan. Aksi "tukar peran" ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi dan sinergi pemerintah daerah terhadap insan pers dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026.
BACA JUGA:Kapolres Aceh Tenggara Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional dan HUT PWI ke-80
Usai menjajal pengalaman mewawancarai narasumber, Bupati Rober Christanto mengaku mendapatkan sensasi baru yang cukup berkesan.
"Wah, saya sangat merasakan ternyata jadi wartawan itu bebas, mau menanyakan apa pun," ujar Rober sambil berkelakar.
Meski merasa bebas, Rober menekankan bahwa kebebasan pers tetap harus berpijak pada tanggung jawab dan etika untuk menjaga kondusivitas wilayah. Ia berharap melalui momen HPN ini, sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Forkopimda, dan awak media semakin solid untuk membangun daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Karanganyar AKBP Amran Shati yang turut hadir juga menyampaikan ucapan selamat kepada para jurnalis. Beliau berharap media terus menjadi mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat.
"Mari kita sama-sama menciptakan Karanganyar yang kondusif. Apalagi dalam waktu dekat, kita akan menghadapi Operasi Ketupat 2026," ungkap Kapolres.
Kapolres juga menambahkan bahwa pihak kepolisian telah mulai melakukan survei fasilitas jalan dan penambahan rambu lalu lintas guna menyambut arus mudik Lebaran mendatang.
BACA JUGA:Kontroversi Data Belanja Iklan Nasional di HPN 2023
Peringatan HPN 2026 di Karanganyar tidak hanya diisi dengan kemeriahan simbolis. Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama insan pers juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menyerahkan bantuan kepada 21 korban bencana alam angin puting beliung di wilayah Jatiyoso.
Penyerahan bantuan ini justru diminta untuk dilakukan para awak media di Karanganyar mewakili Bupati dan Wakil Bupati sebagai wujud nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan media juga harus berdampak langsung pada kesejahteraan dan perlindungan masyarakat.***
- Share
-