Ketum PWDPI Dorong Wartawan Jadi Penggerak Ekonomi, Muswil DPW PWDPI Lampung Tekankan Profesionalisme dan Kese

Ketum PWDPI Dorong Wartawan Jadi Penggerak Ekonomi, Muswil DPW PWDPI Lampung Tekankan Profesionalisme dan Kese

--

Bandar Lampung, AktualNews -Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M. Nurullah RS, menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PWDPI Provinsi Lampung yang digelar di Kantor DPW PWDPI Lampung, Sabtu (31/1/2026).

Muswil yang diikuti jajaran DPP, DPW, serta perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Provinsi Lampung ini bertujuan menyusun arah kebijakan dan program kerja organisasi, sekaligus memperkuat peran wartawan dalam mendukung pengembangan ekonomi melalui koperasi dan UMKM PWDPI.

BACA JUGA:Ketum PWDPI Apresiasi Pencabutan HGU PT SGC, Desak Pemberian Sanksi Tegas

Dalam sambutannya, M. Nurullah RS menegaskan bahwa organisasi pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga harus mampu berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi masyarakat.

“Wartawan PWDPI memiliki peran ganda, yakni menjaga integritas jurnalistik sekaligus menjadi agen perubahan yang mendorong pelaku usaha memperoleh porsi yang layak dalam perekonomian nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPP PWDPI akan fokus membina usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi di seluruh Indonesia. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah penyediaan platform promosi produk, khususnya usaha perempuan, serta pelatihan penulisan konten bisnis bagi anggota.

“Kami ingin anggota PWDPI mampu membantu promosi usaha secara efektif dan profesional, sekaligus memperkuat jaringan ekonomi organisasi,” tambahnya.

Ketum PWDPI juga mengajak seluruh pengurus dan anggota PWDPI Lampung untuk aktif mengidentifikasi serta mendokumentasikan potensi usaha lokal agar dapat dikenal lebih luas dan memperoleh akses pasar yang lebih baik.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW PWDPI Provinsi Lampung, Richo Tambuse, menyampaikan komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan dan membangun jaringan ekonomi yang solid.

Menurutnya, peningkatan kompetensi wartawan menjadi prioritas utama. “Sebagai organisasi profesi, PWDPI bertanggung jawab memastikan anggota memiliki kemampuan jurnalistik yang mumpuni, mulai dari etika profesi hingga penguasaan teknologi media baru,” kata Richo.

Ia mengumumkan sejumlah program pembinaan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun, di antaranya pelatihan rutin mengenai standar jurnalistik nasional dan literasi informasi digital. Selain itu, DPW PWDPI Lampung juga akan menggelar workshop kolaboratif dengan institusi pendidikan komunikasi melalui program unggulan DPP PWDPI, Jurnalis Siswa dan Warga, guna memperbarui wawasan tentang tren media terkini.

Selain pembinaan profesional, Richo menekankan pentingnya penguatan ekonomi organisasi demi kesejahteraan anggota. “Wartawan juga membutuhkan dukungan ekonomi yang kuat agar dapat menjalankan tugas secara independen dan profesional. Melalui PWDPI, kita akan mengembangkan unit usaha dan kemitraan yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Koperasi DPP PWDPI, Rosmiati, menegaskan peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi perempuan. Ia menyebut koperasi bukan hanya tempat menyimpan dana, tetapi juga sarana memperoleh akses modal dengan bunga terjangkau.

“Melalui koperasi PWDPI, kita dapat menghimpun kekuatan bersama untuk mengembangkan usaha anggota,” ungkapnya. Rosmiati juga mengumumkan rencana pembukaan program pendanaan khusus bagi anggota PWDPI Lampung yang ingin mengembangkan usaha skala menengah, bekerja sama dengan sejumlah bank pemerintah.

Share
Berita Lainnya