Sinergi IPI, Pegadaian, dan Investasi Masyarakat Kecil dengan Cara yang Agak Lain
--
Medan, AktualNews -Ketua Umum Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) Pusat Bapak Pris Volly Lenkong menyempatkan diri untuk bersilaturahmi bersama PT Pegadaian Sumatera Utara pada tanggal 29 Januari 2026.
"Acara tersebut didampingi oleh Ketua Ikatan Pemulung Indonesia Sumatera Utara Bapak Risdianto, Ketua Badan Pengurus Cabang IPI Kota Medan Bapak Tengku Riky Hermawan, dan Ketua Komisi Cabang IPI Medan Amplas Bapak Dedi Trio.
BACA JUGA:Ketua BPP IPI Pusat Gelar Roadshow Sosialisasi Program EPR ke Sumut dan Sumbar
Silaturahmi ini disambut oleh Deputi Pemasaran PT Pegadaian Sumatera Utara Bapak Basuki beserta jajarannya.
Dalam acara ini, PT Pegadaian Sumatera Utara memperkenalkan program Tabungan Sampah yang memungkinkan masyarakat untuk menukarkan sampah dengan emas.
"Program ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berinvestasi emas dengan cara yang unik," ucap Pak Basuki.
Ikatan Pemulung Indonesia Sumatera Utara selalu berperan aktif dalam acara silaturahmi ini, dengan membagikan pengalaman dan pengetahuan tentang pengelolaan sampah yang efektif.
"Mereka juga mempromosikan pentingnya memilah sampah dan mengolahnya menjadi produk yang bernilai," katanya lagi.
Silaturahmi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dan investasi emas, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Sumatera Utara.
Dalam perbincangan, Pak Basuki yang menerima pengurus IPI menjelaskan berbagai program Pegadaian yang mendukung pemulung, seperti Program Pemberdayaan Pemulung. "Ucapnya, Pak Basuki.
Pegadaian telah bekerja sama dengan Ikatan Pemulung Indonesia demi meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.
"Pengolahan sampah: Pegadaian memiliki program pengolahan sampah yang dapat membantu pemulung meningkatkan pendapatan mereka," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) IPI Sumatera Utara Bapak Risdianto memaparkan program-program yang sudah dijalankan BPD IPI Sumatera Utara. Salah satunya adalah bahwa IPI Sumatera Utara telah memberikan pelatihan kepada 170 ibu-ibu rumah tangga untuk mengelola limbah plastik kresek menjadi bunga angrek, bunga meja, dan bros hijab yang bahan bakunya berasal dari limbah plastik kresek rumah tangga.
"Dari pelatihan ini, ibu-ibu peserta pelatihan sudah memiliki usaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan memanfaatkan limbah yang ada di perumahan dan lingkungan tetangga mereka," jelasnya.
- Share
-