Pelarian Dengan Menginspirasi Lewat Konsumsi Tramadol dan Eximer

Pelarian Dengan Menginspirasi Lewat Konsumsi Tramadol dan Eximer

Ilustrasi/Pixabay--

Jakarta, AktualNews-‎ Tramadol adalah obat penghilang nyeri yang digunakan untuk mengobati nyeri sedang hingga berat. Eximer adalah nama merek obat yang mengandung tramadol.

‎Penjualnya ada di jembatan Tanabang arah ke Pasar Tanabang,Jakarta Pusat. Di kota kecil Sukabumi kasus obat terlarang ini sempat marah.
‎Jika Anda  mengonsumsi  tramadol atau eximer, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter atau apoteker. Mereka dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang penggunaan, dosis, dan efek sampingan obat tersebut.

BACA JUGA:Kepala Puskesmas Kilasah Klarifikasi Soal Pemberian Obat Kadaluarsa Kepada Pasien

‎Apa ini obat terlarang dan masuk Klasifikasi narkoba?
‎Tramadol adalah obat yang termasuk dalam golongan obat keras dan dapat menyebabkan ketergantungan. Di Indonesia, tramadol termasuk dalam daftar obat yang diatur dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yaitu golongan III.

‎Mengapa orang sering mengonsumsi obat ini?
‎Orang sering mengonsumsi tramadol karena beberapa alasan, seperti:

‎- Menghilangkan nyeri kronis atau akut
‎- Mengatasi insomnia atau kesulitan tidur
‎- Mengurangi stres dan kecemasan
‎- Meningkatkan konsentrasi dan fokus
‎- Namun, perlu diingat bahwa penggunaan tramadol harus dengan resep dokter dan pengawasan medis, karena dapat menyebabkan ketergantungan dan efek sampingan yang berbahaya.

‎Kesulitan hidup saat ini, maka obat ini dicari sebagai pelarian. Ya, kesulitan hidup bisa membuat orang mencari pelarian, termasuk menggunakan obat-obatan seperti tramadol. Namun, perlu diingat bahwa menggunakan obat-obatan tanpa resep dokter dapat memperburuk keadaan dan menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius.

‎Jika Anda  sedang mengalami kesulitan hidup, ada baiknya mencari bantuan dari profesional, seperti dokter, terapis, atau konselor. Mereka dapat membantu menemukan solusi yang lebih sehat dan efektif untuk mengatasi kesulitan hidup.

BACA JUGA:Satnarkoba Polresta Tangerang Ungkap Peredaran 94.450 Butir Obat Keras Daftar G di Pasarkemis

‎Selain itu, ada juga sumber daya lain yang bisa membantu, seperti:
‎- Hotline konseling
‎- Grup dukungan
‎- Layanan kesehatan mental
‎- Aktivitas fisik dan olahraga
‎- Hobi dan kegiatan yang menyenangkan.***

Share
Berita Lainnya