Suta Widhya: BNI Kantor Cabang Bogor Layani Keluhan Ahli Waris KUR

Suta Widhya: BNI Kantor Cabang Bogor Layani Keluhan Ahli Waris KUR

--

Bogor, AktualNews -Apakah Anda pernah mengalami kesulitan dalam mengajukan penghapusan utang di BNI Kantor Cabang Bogor? Terutama karena status istri Anda yang sudah meninggal dunia dan tidak mungkin membayar utang.

"Kami tidak menghubungi BNI Call Center di 1500046 untuk mendapatkan informasi, tapi langsung mendatangi BNI KC Bogor," ungkap Suta Widhya, Selasa (6/1) pagi di Bogor, sebagai kuasa hukum Odoy Samdani, suami dari almarhumah Helia yang wafat pada Senin (28/7/2025).

BACA JUGA:Kiprah Suta Widhya di Sukabumi Jawa Barat: Mulai Dari Urusan Air Sampai Urusan Bantuan Hukum

Suta dan rekanannya Ade Mahmud langsung memproses penghapusan utang yang tersisa sebesar Rp119.000.000 dan menyiapkan dokumen yang diperlukan. Ia mengunjungi kantor BNI terdekat, seperti BNI KCP Bogor di Jalan Ir. H. Juanda No. 52, Bogor, dan diterima oleh Bu Nisa dari unit Collection (penagihan).

Adapun program penghapusan utang yang diluncurkan oleh Komunitas Tiga Tungku Batu Papua di Kabupaten Bogor, yang bekerja sama dengan pihak terkait dalam sistem perbankan dan aset global, ternyata hanya bertujuan untuk membebaskan individu dari tekanan ekonomi akibat utang.

"Untuk upaya penghapusan utang di BNI Kantor Cabang Bogor karena nasabah sudah meninggal, kami mengajukan dokumen-dokumen seperti:

1. Surat kematian nasabah
2. Dokumen identitas ahli waris (KTP, KK, dll.)
3. Surat keterangan ahli waris dari notaris atau pejabat berwenang
4. Dokumen lain yang mungkin diperlukan oleh BNI" ungkap Suta lebih lanjut.

Nisa menyampaikan KUR (Kredit Usaha Rakyat) memang tidak memiliki fasilitas menghapus utang secara otomatis jika nasabah meninggal dunia. Jika nasabah KUR meninggal, ahli warisnya masih bertanggung jawab untuk melunasi pinjaman tersebut.

 

Beberapa hal yang dilakukan oleh kliennya, Odoy, adalah:

- Laporkan kematian nasabah ke bank: Ahli waris harus melaporkan kematian nasabah ke bank dan menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan.

- Ajukan permohonan peninjauan tenor pelunasan pinjaman

Menurut Suta, ahli waris sebaiknya mencoba mengajukan permohonan penyesuaian atau pelunasan pinjaman ke bank, dan bank akan mempertimbangkan kemampuan finansial ahli waris.

Suta berupaya agar ahli waris bisa menggunakan santunan asuransi dari BPJS Ketenagakerjaan untuk melunasi pinjaman. Namun ia menyadari bahwa setiap bank memiliki kebijakan yang berbeda.

Share
Berita Lainnya