Tidak Ada Yang Istimewa Dari Pergantian Tahun

Tidak Ada Yang Istimewa Dari Pergantian Tahun

Ilustrasi/Pixabay--

Jakarta, AktualNews- Pergantian tahun adalah momen refleksi dan harapan baru! . Banyak orang melihatnya sebagai kesempatan untuk meninggalkan hal-hal lama yang tidak diinginkan dan memulai resolusi baru.. 

Secara filosofis, pergantian tahun bisa diartikan sebagai siklus alam, seperti musim yang berganti. Ada akhir, ada awal. Ini mengingatkan kita bahwa perubahan adalah bagian dari hidup.

Apa makna pergantian tahun buat kamu? Betul banget!. Pergantian tahun memang sebuah siklus alam yang biasa terjadi. Tapi, banyak orang yang menjadikannya momen spesial untuk refleksi dan harapan baru. 

BACA JUGA:Bulog Pastikan Stok Beras Aman untuk Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Pematangsiantar

Penulis termasuk yang tidak merayakan atau lebih santai aja?  Kami itu merasa tidak perlu merayakan: Pilihan yang oke juga! Banyak orang yang memang lebih santai dan tidak terlalu fokus pada perayaan tahun baru. Kamu bisa tetap melakukan hal-hal yang kamu suka dan membuatmu bahagia, tanpa harus ikut-ikutan perayaan besar. 

Kamu punya rencana spesial buat hari ini? Atau mungkin tetap santai di ruma? Lebih baik tinggal di rumah. Apalagi saat ini Sumatra berdukacita. Merayakan pesta padahal Sumatra sedang berduka karena bencana alam yang melanda beberapa wilayah, seperti banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Menurut data BNPB, sudah ada ratusan korban jiwa dan ribuan orang yang terpaksa mengungsi. Klub sepak bola Lille bahkan turut berduka cita dan memposting foto Calvin Verdonk, pemain timnas Indonesia yang memiliki keturunan dari Aceh. Kardinal Ignatius Suharyo juga mengajak umat Katolik untuk berdoa dan menggalang dana untuk membantu korban bencana ini.

BACA JUGA:Masyarakat Desa Pangkat Sambut Malam Tahun Baru Islam dengan Pawai Obor

Momen satu tahun ini mungkin terasa berbeda bagi banyak orang di Sumatra, tapi semoga bantuan dan doa dari berbagai pihak bisa meringankan beban mereka. Tidaklah etis jika tetap berpesta.***

Share
Berita Lainnya