Para Pedagang Gedung IV Pasar Horas Siantar Unjuk Rasa

--
Pematangsiantar, AktualNews - Para pedagang eks Gedung IV Pasar Horas yang tergabung dalam wadah Komunitas Pedagang Pasar Horas (KP2H), unjuk rasa blokir jalan Merdeka, Simpang Jalan Wahidin, Kelurahan Dwikora Kecamatan Siantar Barat, Kamis (6/03/2024) sekira pukul 10.00 WIB.
Karena situasi tersebut, kenderaan yang ingin. melewati Pasar Horas dari arah Kantor Walikota tidak bisa melintas. Apalagi pihak Dinas Perhubungan Kota Siantar memasang pembatas jalan di Simpang Jalan Bandung agar tidak menerobos ke lokasi aksi.
Ketua KP2H, Agus Butar-butar mengatakan, mereka aksi memblokir badan jalan agar mendapat perhatian langsung dari Walikota Wesly Silalahi yang dinilai tidak perduli dengan nasib pedagang karena harus berjualan di tepi Jalan Merdeka menggunakan kios darurat akibat Gedung IV belum juga diperbaiki.
“Setelah Walikota Wesly Silalahi dilantik bersama Wakil Walikota Herlina, mereka tetap tidak perduli dengan kita pedagang korban kebakaran yang saat ini semakin kehilangan pembeli, ” kata Agus Butar-butar.
Terkait dengan ketidakpedulian Walikota Wesly Silalahi dengan tegas disuarakan Joel Sakti Sembiring sebagai Ketua Jaman (Jaringan Kemandirian Nasional ) melalui orasinya yang berdiri di atas mobil pickup.
“Wesly tidak pro pedagang kecil. Buktinya, setelah dilantik, malah meresmikan pusat perbelanjaan modern dan meninjau stadion. Tapi, dia tidak datang ke Pasar Horas menemui pedagang,” tegas Joel melalui pengeras suara.
Sementara, Agus Butar-butar yang kembali berorasi menegaskan, sejak pedagang berjualan di tepi jalan Merdeka mereka kehilangan pembelian. Bahkan pedagang merasa tidak aman karena maraknya aksi maling.
Pada kesempatan itu, para pedagang menyatakan menolak relokasi jauh dari Pasar Horas kecuali di Jalan Imam Bonjol yang masih berdekatan dengan Pasar Horas. “Kami menolak relokasi dan tetap bertahan disini, ” kata Agus.
Meski tidak ada pihak Pemko yang menemui pedagang, aksi terus berlanjut sampai pukul 12.30 WIB. Setelah melakukan orasi secara bergantian, membubarkan diri dengan tertib dan kembali berjualan di lokasi masing-masing. Sementara, arus lalu lintas kembali lancar karena blokir sudah dihentikan.***
Sumber: