Delegasi Bisnis Prancis Jajaki Kerja Sama Ekonomi Kreatif di Indonesia

Kamis 16-04-2026,22:12 WIB
Reporter : Yuliana
Editor : Admin

Jakarta, AktualNews- Kedutaan Besar Prancis melalui Institut français d’Indonésie (IFI) bersama Business France menggelar program ICC Immersion Indonesia pada 11–16 April 2026, sebagai upaya memperkuat kerja sama di sektor ekonomi kreatif dan budaya antara Prancis dan Indonesia.

Program ini menghadirkan 12 perusahaan Prancis dari berbagai subsektor, seperti arsitektur, pengalaman imersif, video game, museografi dan warisan budaya, musik, hingga live events. Selama sepekan, delegasi akan bertemu dengan para pemangku kepentingan di Indonesia untuk menjajaki peluang kolaborasi konkret dan membangun kemitraan strategis.

Diluncurkan pada 2022 dalam kerangka France 2030, ICC Immersion merupakan program akselerasi internasional yang telah mendukung hampir 170 perusahaan di 15 negara. Indonesia dipilih sebagai lokasi pertama di Asia Tenggara karena dinilai sebagai salah satu ekosistem ekonomi kreatif paling dinamis di kawasan.

BACA JUGA:Indonesia–Prancis Luncurkan FORTRIZ di IPB, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari Tahun Inovasi Prancis, Indonesia 2026 dan sejalan dengan Deklarasi Borobudur yang menempatkan budaya dan ekonomi kreatif sebagai pilar utama kerja sama bilateral kedua negara.

Program ini baru dijalankan di 15 negara, dan Indonesia dipilih karena perannya yang strategis dalam ekonomi kreatif. Dengan populasi muda, konektivitas tinggi, serta kekayaan budaya dan talenta, Indonesia menjadi salah satu ekosistem kreatif paling dinamis di dunia.

"Sektor ini berkontribusi sekitar 7–8 persen terhadap PDB dan menyerap lebih dari 27 juta tenaga kerja. Bagi Prancis, Indonesia bukan hanya pasar potensial, tetapi juga mitra strategis untuk kolaborasi dan pengembangan bersama, sehingga delegasi ini hadir untuk membangun kerja sama konkret sekaligus memperkuat hubungan bilateral,"ujar Dubes Fabien Panone.

Hubungan budaya Indonesia dan Prancis telah terjalin panjang dan bermakna sejak lebih dari satu abad lalu, ditandai dengan diperkenalkannya batik ke Prancis. Hingga kini, kerja sama kedua negara di sektor budaya dan kreatif terus berkembang kuat melalui berbagai program kolaborasi dan pengembangan talenta.

"Di tengah ketidakpastian global, kolaborasi budaya menjadi kunci karena mampu membangun empati, mempererat hubungan antarbangsa, dan menjangkau hal-hal yang tidak dapat dicapai oleh politik maupun kekuatan militer. Oleh karena itu, kerja sama budaya tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi investasi penting bagi saling pengertian dan perdamaian,"kata Wamen Kebudayaan Giring Ganesha.

Melalui rangkaian agenda seperti pertemuan institusional, sesi bisnis (B2B), kunjungan lapangan, hingga forum jejaring tingkat tinggi, program ini diharapkan dapat mendorong lahirnya proyek bersama dan memperkuat hubungan jangka panjang antara pelaku industri kreatif Prancis dan Indonesia.

BACA JUGA:Festival Sinema Prancis 2025: Refleksi Kebebasan dalam Sinema Prancis

Program yang digagas Kedutaan Besar Prancis, Institut français d’Indonésie (IFI), dan Business France ini mempertemukan pelaku industri dari kedua negara dalam rangkaian pertemuan strategis, sesi bisnis (B2B), hingga kunjungan lapangan ke pusat budaya dan inovasi.***

Tags :
Kategori :

Terkait