Tahun Baru, Luka yang Tak Sempat Sembuh ( 2)

Sabtu 10-01-2026,23:32 WIB
Reporter : Panji Hanggara
Editor : Admin

Amarah yang Salah Arah

Aponk menyadari satu hal yang menyakitkan: amarah sering kali membuat manusia lupa pada batas. Saat harga diri diinjak, rasionalitas lenyap tanpa pamit. Ia tidak berniat menjadi penjahat, tidak ingin berurusan dengan hukum. Ia hanya ingin keadilan menurut versinya sendiri keadilan yang lahir dari luka.

Namun hidup tidak bekerja seperti itu.

Di malam-malam sunyi, Aponk menyesali satu pesan singkat yang diketik dengan tangan gemetar. Ia membayangkan andai saja saat itu ia memilih diam. Andai saja ia menarik napas lebih panjang. Tapi penyesalan selalu datang belakangan, membawa beban yang tak bisa dikembalikan.

Yang bisa ia lakukan kini hanyalah menghadapi akibatnya.

 

Hari-Hari Bersama Anak

Di tengah kekacauan hidup, Tuhan masih menyisakan satu cahaya kecil. Saat Aponk pulang sebentar dari luar kota, ia dipertemukan kembali dengan anaknya. Pertemuan itu singkat, tetapi penuh makna.

Dengan bantuan adiknya, Aponk mengajak sang anak berjalan-jalan. Tidak mewah, tidak jauh sekadar keluar rumah, tertawa kecil, berenang dan membeli jajanan sederhana. Namun bagi Aponk, momen itu terasa seperti harta karun.

Ia melihat senyum anaknya, dan untuk pertama kalinya dalam waktu lama, hatinya terasa hangat. Di balik tawa itu, Aponk sadar bahwa lukanya bukan satu-satunya yang perlu disembuhkan. Ada luka kecil di hati anaknya luka yang tak terucap, tetapi terasa.

Hari-hari singkat itu menjadi pengingat:

apa pun yang terjadi, ia tetap seorang ayah.

 

Kepergian yang Berulang

Waktu tidak pernah menunggu siapa pun. Hutang pekerjaan menanti untuk dibayar, dan Aponk harus kembali ke luar kota. Uangnya telah habis lebih dulu digunakan menutup lubang-lubang lama yang tak kunjung tertutup.

Perpisahan dengan anaknya kembali terjadi. Tidak ada air mata berlebihan, hanya pelukan yang sedikit lebih lama dari biasanya. Aponk pergi dengan hati berat, membawa rindu yang belum sempat terobati.

Tags :
Kategori :

Terkait