Uni Eropa Gandeng 10 Universitas Indonesia, Perkuat Kerja Sama Pendidikan Tinggi

Uni Eropa Gandeng 10 Universitas Indonesia, Perkuat Kerja Sama Pendidikan Tinggi

Pameran Pendidikan Tinggi Eropa (EHEF 2026) di Jakarta resmi dibuka pada 07/11 2026, ditandai dengan penekanan tombol bersama oleh perwakilan pemerintah Indonesia dan Uni Eropa. Tampak dari kiri ke kanan: Dr. Ir. Ahmad Saufi, Asisten Deputi Riset, Tekn--

Jakarta, AktualNews -Uni Eropa dan Indonesia memperkuat kerja sama pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan European Higher Education Fair (EHEF) 2026 yang menghadirkan 92 perguruan tinggi dari 14 negara anggota Uni Eropa di Jakarta, 7–8 November 2026.

Pameran pendidikan tinggi ke-18 yang digelar Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia ini menjadi ajang bagi calon mahasiswa untuk mengenal program studi, beasiswa, serta peluang pendidikan di Eropa. Sebelumnya, EHEF 2026 di Yogyakarta pada 4 November menarik lebih dari 5.000 pengunjung.


--

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Hervé Delphin, mengatakan pihaknya bersama negara-negara anggota menyediakan lebih dari 1.000 beasiswa setiap tahun bagi mahasiswa Indonesia. Pada 2025, lebih dari 10.000 warga Indonesia tercatat menempuh studi dan penelitian di negara-negara Uni Eropa.

BACA JUGA:IFI Ajak Masyarakat Kenali Bahasa dan Budaya Prancis Lewat Musik

Kerja sama tersebut juga diperkuat melalui program Erasmus+ yang sejak 2021 telah memfasilitasi 1.089 mobilitas mahasiswa dan staf akademik dari Indonesia serta 1.182 mobilitas dari Eropa ke Indonesia. 

Sebanyak 377 beasiswa Erasmus Mundus telah diberikan kepada mahasiswa Indonesia.

Di tingkat kelembagaan, Uni Eropa mengembangkan EU-Indonesia Network of University Partners (EUnUP) yang melibatkan 10 universitas Indonesia. Jaringan ini memiliki peta jalan kerja sama 2026–2030, mencakup pengembangan pendidikan, riset, pertukaran mahasiswa, dan kolaborasi akademik.


--

Sepuluh universitas tersebut meliputi Universitas Indonesia, BINUS, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Padjadjaran, Universitas Parahyangan, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Nusa Cendana.


--

BACA JUGA:Prancis Perkuat Kolaborasi dengan Indonesia untuk Kembangkan Industri Musik

Duta Besar Hervé Delphin berharap kemitraan ini dapat memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, sekaligus memperkuat hubungan akademik Indonesia dan Eropa dalam menghadapi berbagai tantangan global.***

Share
Berita Lainnya