Pemkab Karanganyar Salurkan Insentif Rp149,4 Juta bagi 177 Pengabdi Keagamaan di Jenawi

Pemkab Karanganyar Salurkan Insentif Rp149,4 Juta bagi 177 Pengabdi Keagamaan di Jenawi

--

Karanganyar,AktualNews – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyalurkan insentif senilai Rp149,4 juta kepada 177 pengajar keagamaan nonformal dan penjaga rumah ibadah di Kecamatan Jenawi, Senin (19/10/2026). Bantuan ini menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian mereka sekaligus dukungan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menjaga semangat pelayanan kepada masyarakat.

Penyerahan insentif berlangsung di Pendopo Kecamatan Jenawi dan dihadiri Wakil Bupati Karanganyar H. Adhe Eliana, S.E., yang mewakili Bupati Karanganyar. Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar Sri Suboko, S.Sos., M.Si., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jenawi, kepala desa se-Kecamatan Jenawi, serta para penerima insentif.


--

BACA JUGA:Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Karanganyar Hadirkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Jumapolo

Dari total penerima, sebanyak 72 pengajar keagamaan nonformal masing-masing menerima Rp1,2 juta, dengan total anggaran Rp86,4 juta. Sementara itu, 105 penjaga rumah ibadah masing-masing memperoleh Rp600 ribu, dengan total anggaran Rp63 juta.

Insentif tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran para penerima, sekaligus menjadi penyemangat untuk terus menjalankan tugas dan pengabdian. Bagi pengajar keagamaan nonformal, dukungan ini merupakan penghargaan atas peran mereka dalam mendidik generasi muda, menanamkan nilai-nilai moral, dan membentuk akhlak. Sementara bagi penjaga rumah ibadah, insentif menjadi bentuk perhatian atas dedikasi mereka menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan tempat ibadah agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang.


--

Dalam sambutan Bupati Karanganyar yang disampaikan oleh Wakil Bupati, ditegaskan bahwa pemberian insentif merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang mendedikasikan diri di bidang keagamaan.

“Program yang kita tawarkan salah satunya adalah pemberian insentif kepada pengajar keagamaan, kemudian penjaga tempat ibadah. Progres itu telah berjalan, kita atasi, kita eksekusi,” ujar Adhe Eliana.


--

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para penerima yang selama ini menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, pengajar keagamaan dan penjaga rumah ibadah memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berkarakter.

BACA JUGA:Buka Peluang Kerja dan Kemandirian Ekonomi, Baznas Karanganyar Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi

Melalui program ini, Pemkab Karanganyar berharap insentif yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima, meningkatkan motivasi pengabdian, serta mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan dan pelayanan rumah ibadah di tengah masyarakat.***

Share
Berita Lainnya