Konsolidasi 130 Calon SPPI di Karanganyar, KDKMP Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Konsolidasi 130 Calon SPPI di Karanganyar, KDKMP Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa

--

Jonet, salah satu perwakilan pengurus KDKMP dari Dagen, Kecamatan Jaten, turut membagikan pengalaman mengenai perjalanan pembentukan dan perjuangan Koperasi Merah Putih hingga perkembangan yang telah dicapai.

Pengalaman tersebut menjadi bahan pembelajaran bagi calon SPPI untuk memahami bahwa membangun koperasi membutuhkan proses panjang, konsistensi dan kemampuan beradaptasi dengan kondisi masyarakat.

Diskusi kemudian berkembang menjadi komunikasi dua arah antara calon SPPI dan pengurus.


--

Perkopdesi Harapkan Dukungan Pemkab hingga Masyarakat

Di sisi lain, DPD Perkopdesi Kabupaten Karanganyar berharap konsolidasi tersebut memperoleh dukungan luas dari seluruh unsur yang memiliki perhatian terhadap pembangunan ekonomi masyarakat.

Dukungan diharapkan datang dari pimpinan daerah Kabupaten Karanganyar, dinas yang membidangi koperasi, Kodim Karanganyar, Dekopin, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dunia usaha, serta masyarakat Kabupaten Karanganyar.

Yonatan menegaskan, dukungan tersebut bukan berarti mencampuri kewenangan masing-masing lembaga, tetapi membangun ekosistem yang memungkinkan KDKMP berkembang secara sehat.

“Pemerintah daerah mempunyai peran pembinaan dan fasilitasi. Dinas yang membidangi koperasi mempunyai fungsi pendampingan sesuai kewenangannya. Kodim memiliki peran sesuai tugasnya. Dekopin dapat memperkuat ekosistem perkoperasian. Pemerintah desa menjadi bagian penting karena koperasi berada di tengah masyarakat. Dan yang paling utama adalah masyarakat sebagai anggota sekaligus pemilik koperasi,” paparnya.

Masyarakat Jangan Hanya Jadi Konsumen

Menurut Yonatan, keberhasilan KDKMP pada akhirnya akan sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat.

Masyarakat tidak cukup hanya menjadi konsumen layanan koperasi, tetapi perlu didorong menjadi anggota dan pemilik koperasi.

“Koperasi ini milik masyarakat melalui anggotanya. Karena itu jangan melihat Koperasi Merah Putih semata-mata sebagai program pemerintah. Ini adalah peluang untuk membangun kekuatan ekonomi bersama di desa,” katanya.

Ia berharap keberadaan KDKMP dapat menjadi instrumen untuk menggerakkan potensi ekonomi lokal, mulai dari pertanian, perdagangan, UMKM, peternakan, pariwisata, kuliner, jasa hingga kebutuhan pokok masyarakat.

Hasil Pertemuan Akan Dibawa ke Pemerintah Daerah

Share
Berita Lainnya