Operasi Pesta Copet Angkat Keresahan Anak Muda di Tengah Tekanan Ekonomi

Operasi Pesta Copet Angkat Keresahan Anak Muda di Tengah Tekanan Ekonomi

--

Jakarta, AktualNews -Film Operasi Pesta Copet mengangkat kisah empat anak muda yang terdesak kondisi ekonomi hingga nekat melakukan aksi pencopetan di tengah festival musik Pestapora.

Film produksi Imajinari ini menjadi debut penyutradaraan Edy Khemod. Dibintangi Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, Kawai Labiba, dan Fauzan Lubis, film tersebut memadukan komedi, drama, persahabatan, serta kritik sosial.

BACA JUGA:10 Tahun 100% Manusia Film Festival, Film Jadi Jembatan untuk Memahami Keberagaman

Iqbaal yang memerankan Ijal menilai karakternya menggambarkan anak muda yang memiliki mimpi, tetapi tidak mendapatkan kesempatan dan dukungan yang sama.

“Ijal termasuk orang-orang yang lahir dari kelompok marginal, yang memang terpinggirkan oleh sistem dan struktur. Menurutku, itu adalah cermin ketidakadilan yang masih terus ada di Indonesia,” ujar Iqbaal.

Sutradara Edy Khemod mengatakan film ini tidak dibuat untuk menghakimi karakter yang melakukan pencopetan. Menurutnya, empati menjadi dasar dalam melihat pilihan hidup Ijal dan kelompoknya.

“Kami ingin mengajak penonton untuk bisa menaruh empati, merasakan apa yang mereka alami,” kata Edy.

Produser Ernest Prakasa menilai film tersebut menawarkan cerita yang berbeda dengan memadukan aksi pencopetan dan kehidupan di tengah festival musik. Ia berharap komedi dalam film tetap dapat menghibur di tengah situasi kehidupan yang sulit.

Operasi Pesta Copet akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026. Film ini juga akan menggelar roadshow di 11 kota pada 22–31 Agustus 2026.

BACA JUGA:Film Seni Merayu Tuhan Adaptasi Buku Habib Jafar Tayang Mulai 13 Agustus 2026

Di balik premis tentang aksi copet, film ini membawa cerita mengenai persahabatan, tekanan ekonomi, ketimpangan kesempatan, dan keinginan anak muda untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak.***

Share
Berita Lainnya