Bantuan Ketahanan Pangan 2026 di Warnasari Tersalurkan, Jumlah Penerima Meningkat Signifikan

Bantuan Ketahanan Pangan 2026 di Warnasari Tersalurkan, Jumlah Penerima Meningkat Signifikan

--

Sukabumi, AktualNews– Pemerintah Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, mulai menyalurkan program ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2026. Kegiatan penyaluran tersebut dilaksanakan di Aula Desa Warnasari, Jalan Salabintana, pada Selasa (21/04/2026).

Aden Patah selaku Puskesos Desa Warnasari menyampaikan bahwa bantuan ketahanan pangan yang disalurkan berupa beras dan minyak goreng untuk periode April hingga Mei 2026, dengan total penerima mencapai 446 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Alhamdulillah, saat ini Desa Warnasari telah menyalurkan bantuan ketahanan pangan kepada 446 KPM,” ujar Aden Patah kepada awak media.

Ia juga menjelaskan bahwa jumlah penerima manfaat pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, jumlah penerima tercatat sebanyak 335 KPM.

“Terjadi peningkatan jumlah penerima manfaat. Tahun ini sebanyak 446 KPM, sedangkan tahun lalu hanya 335 KPM. Proses penyaluran diperkirakan berlangsung selama tiga hari, mengingat ada sebagian warga yang berhalangan hadir,” tambahnya.

BACA JUGA:PWDPI Sukabumi Raya Gandeng Desa Warnasari, Dorong Sinergi Pembangunan Desa

Aden turut menyampaikan apresiasi kepada pihak Bulog atas dukungan dalam penyediaan bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan beras dan minyak goreng sangat membantu serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Warnasari.

“Kami mewakili pemerintah desa dan seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih kepada pihak Bulog atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang belum menerima bantuan agar tetap bersabar, karena proses penyaluran dilakukan secara bertahap dan masih dalam tahap pendataan.

BACA JUGA:Destinasi Wisata di Sukabumi Bejibun, Tinggal Pilih Saja

“Kami mohon kepada warga yang belum menerima bantuan untuk bersabar, karena proses penyaluran masih berjalan dan terdapat sejumlah penyesuaian data,” tutup Aden Patah.***

 

Share
Berita Lainnya