Musrenbang RKPD Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2027, Bupati Sampaikan Empat Program Prioritas
--
Labuhanbatu, AktualNews-Untuk memenuhi tema Musrenbang RKPD tahun 2027 yang dilaksanakan pada hari Rabu 8 April 2026 di ruang data dan karya kantor Bupati Labuhanbatu, jalan SM.Raja Rantauprapat, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita , Sp, OG, MKM, menyampaikan empat program prioritas yang direncanakan.
" Ada 4 program yang kita prioritaskan untuk Pembangunan Daerah yang direncanakan pada tahun 2027 nanti, pertama, peningkatan layanan kesehatan dan kualitas pendidikan, kedua, peningkatan layanan publik dan perlindungan sosial, ketiga, peningkatan perekonomian berbasis potensi dan inovasi daerah dan keempat peningkatan sarana prasarana infrastruktur, ketahanan pangan dan mitigasi bencana" ucap Bupati Labuhanbatu dr. Maya Hasmita.
Menurutnya, berdasarkan mekanisme perencanaan penyusunan RKPD yang telah dilaksanakan serta memperhatikan program prioritas RKPD di tahun 2027, maka telah diinput melalui aplikasi SIPD sebanyak 635 usulan aspirasi masyarakat dan 101 usulan pokok-pokok pikiran DPRD sebagai masukan dalam penyusunan rkpd Kabupaten labuhanbatu tahun 2027.
Sementara itu, sebut Bupati, target kinerja yang akan dicapai pada tahun 2026 antara lain meningkatnya indeks pembangunan manusia sebesar 75,48 poin, meningkatnya indeks ketahanan pangan sebesar 79,10 poin, meningkatnya indeks pelayanan publik sebesar 4,00 poin dan indeks reformasi birokrasi 65,48 poin.
BACA JUGA:Bupati Labuhanbatu Hadiri RUPS Bank Sumut Tahun Buku 2025
Selanjutnya pertumbuhan ekonomi sebesar 6,36%, indeks daya saing daerah sebesar 3,90 poin, indeks inovasi daerah sebesar 58,54 poin, indeks infrastruktur sebesar 69,82 poin, indeks kualitas lingkungan hidup 75,15 poin, dan indeks resiko bencana besar 116,84 poin, dan terakhir menurunnya persentasi penduduk miskin sebesar 5,58%, dan cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar 53,5%. Sebut Bupati.
Dijelaskan Bupati, atas dukungan kolaboratif seluruh stakeholder pembangunan Kabupaten Labuhanbatu pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu telah mengalami kemajuan di berbagai bidang dengan capaian diantaranya, UCJ BPJS ketenagakerjaan tahun 2025, pekerja yang sudah terlindungi sejumlah 89,866 pekerja atau mencapai 42,07%, tingkat kemiskinan sebesar 7,37% menurun sebesar 0,47%, tingkat pengangguran menurun dari 5,90 pada tahun 2024 menjadi 5,53 pada tahun 2025, sementara sesuai data elektronik pencatatan pelaporan gizi berbasis masyarakat data stunting tahun 2025 dengan kasus 97 anak referensi stunting 0,2% dan penurunan presentasi stunting sebesar 0,4%.
"Dan untuk data SPPG yang sudah beroperasi di Kabupaten Labuhanbatu yaitu sebanyak 20 unit yang melayani 112 sekolah dengan peserta didik penerimaan manfaat sebanyak 51,07 orang". ungkap Bupati.
dr. Maya pada kesempatan tersebut berpesan kepada seluruh ASN lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu agar menggunakan teknologi digital untuk membantu meningkatkan kinerja, " manfaatkanlah aplikasi-aplikasi yang telah ada semaksimal mungkin jika dianggap sangat berdampak terhadap kinerja pemerintah buatlah aplikasi-aplikasi digital yang mempermudah layanan publik atau teknis pekerjaan masing-masing perangkat daerah".
Di akhir pidatonya Bupati berharap melalui musrembang rkpd tahun 2027 ini kiranya peran serta aktif Dari seluruh peserta untuk memberikan masukan dalam rangka penyempurnaan rencana rkpd tahun 2027 sehingga akan dihasilkan rumusan arah kebijakan dan program prioritas pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu yang terarah, terpadu menyeluruh dan tanggap terhadap perubahan.
Sementara itu Gubernur Sumatera Utara Muhammad Boby Afif Nasution, melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan Dr.Achmad Fadly, S.Sos, MSP, menyampaikan, tahun 2027 sebagai tahun ketiga pelaksanaan RPJM di Provinsi Sumatera Utara, juga menjadi bagian penting dari pelaksanaan visi pembangunan kolaborasi Sumut berkah menuju Sumatera Utara unggul maju dan berkelanjutan. Di mana pada fase ini pembangunan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup, kesempatan kerja dan ketahanan wilayah.
Kebijakan pembangunan disusun dengan prinsip keberpihakan pada masyarakat mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata serta memastikan bahwa hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh seluruh pelapisan masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan pesisir dan daerah rawan bencana.ujar Achmad Fadly.
Dijelaskan Fadly, arah kebijakan pembangunan Provinsi Sumatera Utara tahun 2027 akan difokuskan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar sehat terampil dan produktif, meningkatkan konektivitas dan daya saing daerah, meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis potensi daerah dan meningkatkan pembangunan yang adil inklusif dan tangguh terhadap bencana.
Jalan dengan hal tersebut fokus kebijakan pembangunan diterjemahkan melalui intervensi pelaksanaan program pembangunan pada bidang-bidang utama antara lain, pendidikan, kesehatan, infrastruktur kewilayahan, pertanian intervensi kawasan serta afirmasi wilayah dan pemulihan pasca bencana.
- Share
-