Dirut ANTAM Turun ke Lokasi, Verifikasi Kepulan Asap di Tambang Emas Pongkor
--
Bogor , AktualNews - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) melakukan langkah verifikasi menyeluruh menyusul beredarnya informasi mengenai kepulan asap yang terpantau di sekitar wilayah Tambang Emas Pongkor, Kabupaten Bogor. Perusahaan menegaskan bahwa penanganan dilakukan secara hati-hati, terukur, dan berbasis fakta dengan mengedepankan keselamatan serta kepastian informasi, Sabtu (17/1/2026).
Sebagai bagian dari respons awal, Direktur Utama ANTAM turun langsung ke lapangan untuk memastikan proses verifikasi kronologi kejadian berjalan secara objektif dan terkoordinasi. Kehadiran manajemen puncak tersebut menunjukkan perhatian serius perusahaan terhadap insiden yang menjadi sorotan publik.
BACA JUGA:Antam dan Bupati Bogor Tegaskan Isu Ledakan dan Ratusan Korban di Tambang Pongkor Tidak Benar
Sejak menerima laporan awal, ANTAM juga telah berkoordinasi dengan aparat serta instansi berwenang guna melakukan pengecekan dan penelusuran langsung di lokasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan sumber kepulan asap, rangkaian kejadian, serta potensi dampak yang mungkin ditimbulkan.
Berdasarkan hasil pengecekan awal, ANTAM memastikan seluruh karyawan dan pekerja di area operasi resmi perusahaan berada dalam kondisi aman. Hingga saat ini, perusahaan menegaskan tidak terdapat gangguan terhadap kegiatan operasional resmi tambang.
Corporate Secretary PT ANTAM, Wisnu Danandi, menyampaikan bahwa perusahaan memahami perhatian publik terhadap informasi yang beredar. Namun, ia menegaskan pentingnya menunggu hasil verifikasi resmi dari pihak berwenang sebelum menarik kesimpulan.
“ANTAM menaruh perhatian serius terhadap setiap informasi yang berkembang. Saat ini proses verifikasi masih berlangsung bersama aparat dan otoritas terkait. Perusahaan berkomitmen untuk bersikap transparan, berhati-hati, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik,” ujar Wisnu Danandi.
BACA JUGA:Antam Buka Suara Soal Kabar Terjadinya Ledakan Di Tambang Wilayah Bogor
ANTAM menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah seluruh fakta terkonfirmasi secara resmi, dengan tetap mengedepankan keselamatan, kepastian informasi, serta kepentingan publik.***
- Share
-