Lapor Polisi Sejak 2025, Laporan Ibu di Sumbawa Mandek - Sudah 3 Kali Ganti Kapolda Belum Ada Jawaban

Senin 02-11-2026,18:59 WIB
Reporter : Hans SW
Editor : Admin

Mataram, AktualNews -Kisah seorang perempuan di Sumbawa, Sri Marjuni Gaeta alias Putri, mendadak jadi sorotan. Gara-garanya, laporan dugaan pemalsuan surat tanah yang ia buat sejak hampir dua tahun lalu, sampai hari ini belum jelas ujungnya.

Tak tahan menunggu, Putri akhirnya kembali mendatangi Polda NTB, Senin (2/11/2026) kemarin. Ia hanya ingin satu hal: kepastian.

Padahal, laporan itu sudah resmi tercatat di Polda NTB dengan nomor LP/B/50/IV/SPKT tanggal 22 April 2025. Terlapornya Sahrul dan kawan-kawan. Dugaan pasalnya, pemalsuan surat.

Masalahnya ada di tanah milik Putri di kawasan super prioritas Samota, Kelurahan Brang Biji, Sumbawa. Di atas tanah itu, Putri punya 7 sertifikat sekaligus! Nomornya SHM 1180, 1181, 1184, 1188, 1949, 1178 dan 1179. Semua sudah sah dan sudah diukur ulang batasnya oleh BPN Sumbawa tahun 2014.

BACA JUGA:Prancis–Indonesia Perkuat Kolaborasi Riset dan Konservasi Laut Berkelanjutan

Tapi, tiba-tiba muncul klaim lain. Ada SHM 507 atas nama Ali BD yang katanya numpang di tanah yang sama. Anehnya, SHM 507 itu justru yang belum pernah diukur ulang batasnya oleh BPN, meski Putri sudah minta tolong sampai ke DPRD Sumbawa.

"Saya sudah bolak-balik dipanggil penyidik. SP2HP terakhir saya terima 27 Juli 2026. Tapi isinya cuma bilang masih lidik, masih lidik terus. Sampai kapan?" keluh Putri dengan nada kecewa.

Yang bikin Putri makin heran, selama ia melapor, Polda NTB sudah 3 kali ganti Kapolda dan 2 kali ganti Direktur Reskrimum. Tapi kasusnya tetap jalan di tempat.

Putri tidak menyalahkan penyidik. Ia hanya minta satu: tolong dijelaskan secara terbuka, apa sih yang bikin kasus ini mandek? Apakah bukti kurang? Atau ada kendala teknis soal SHM lawan yang belum direkonstruksi?

BACA JUGA:PERNYATAAN RESMI KUASA HUKUM PENGGUGAT Perkara No.268/Pdt.G/2026/PN.Srg SAHRODAH vs BRI Cs

Sampai berita ini naik, Ditreskrimum Polda NTB belum kasih jawaban resmi. Putri pun pulang dengan membawa pertanyaan yang sama: kapan keadilan itu datang?

Gimana menurut netizen? Wajar gak laporan hampir 2 tahun belum ada kepastian? Tulis di kolom komentar!***

Tags :
Kategori :

Terkait