Aceh,AktualNews-Danki 1 Batalyon D Pelopor Brimob Polda Aceh, Ipda Eduard Frianto, beserta personel yang bertugas di Kabupaten Aceh Tenggara turun langsung menjadi garda terdepan membantu warga Desa Pulonas Baru, Pulonas, dan desa-desa lain yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Kali Bulan. Banjir terjadi karena tingginya curah hujan di hulu sungai, kawasan Pegunungan Lawe Harum, Kecamatan Deleng Pokhkisen, yang menyebabkan volume dan debit air Sungai Kali Bulan meningkat dengan cepat, Sabtu 10 Oktober 2026.
--
Selain hujan yang deras, longsor di kawasan hulu membawa banyak kayu dan sampah yang hanyut, sehingga menyumbat jembatan penghubung antar-desa Kuta Cane dan Desa Lawe Rutung, Pajak Pagi. Penyumbatan ini menghambat aliran air dan menyebabkan Sungai Kali Bulan meluap. Akibatnya, permukiman warga yang berada di bantaran sungai terdampak banjir sekaligus tertutup endapan lumpur.
BACA JUGA:Brimob Batalyon D Polda Aceh Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Melalui Program Pemberdayaan Ekonomi
Mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai dampak luapan sungai, Ipda Eduard Frianto langsung memimpin anggotanya menuju lokasi. Personel Brimob turun ke Desa Pulonas, Kecamatan Babussalam, dan Desa Pulonas Baru, Kecamatan Lawe Bulan — kawasan yang berdekatan dengan pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Tenggara, Kota Kuta Cane — untuk membantu membersihkan lumpur dan sisa banjir di rumah-rumah warga.
--
Perlu diketahui, Kabupaten Aceh Tenggara yang bermotto "Sepakat Segenep" adalah salah satu kabupaten di Provinsi Aceh yang dijuluki sebagai "Kabupaten Miniatur Indonesia". Daerah ini unik karena dihuni oleh 11 suku bangsa yang berbeda, menjadikannya salah satu kabupaten dengan keragaman etnis terbanyak di Aceh. Wilayahnya terdiri dari 16 kecamatan, 51 Imum Mukim, dan sekitar 385 Kute (desa).
BACA JUGA:Danki 4 Brimob Yon C Pelopor AKP Imanta Purba, S.H. Bangun Jembatan Penyeberangan di Aceh Tenggara
Warga setempat menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kecepatan tanggap jajaran Polri. Kehadiran mereka sangat meringankan beban warga di tengah masa sulit ini. Semangat mereka menggambarkan semboyan: Polisi dari Masyarakat, Polisi untuk Masyarakat.***