Bogor, AktualNews– 25 September 2026 — Pemerintah Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, mewujudkan akses pendidikan tinggi bagi warganya melalui pelaksanaan program Satu Sarjana Satu Desa (SASARDESA). Program ini dibiayai sepenuhnya dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026.
Program ini dirancang untuk membuka peluang masyarakat desa melanjutkan studi ke perguruan tinggi, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah pedesaan.
Setelah melalui rangkaian proses penjaringan dan verifikasi yang ketat, sebanyak empat mahasiswa baru resmi ditetapkan sebagai penerima manfaat pada tahun pertama pelaksanaan di desa ini. Komposisinya terdiri dari dua warga masyarakat dan dua perangkat desa.
BACA JUGA:Dialog Kamtibmas Ditbinmas Polda Banten Ajak Warga Desa Talaga Cegah Kenakalan Remaja
Keempat penerima tersebut akan menempuh pendidikan di ITB Vinus Cibungbulang dengan rincian:
- Muhamad Sofyan — warga Kampung Pasar Rebo RT 004/RW 008, Program Studi Sistem Informasi (S.Kom.)
- Arip Budiman — perangkat Desa Cihideung Udik, warga Kampung Ade Cihideung RT 001/RW 012, Program Studi Sistem Informasi (S.Kom.)
- Raka Ardian — warga Kampung Cinangneng 2 RT 003/RW 004, Program Studi Sistem Informasi (S.Kom.)
- Dzikri Naufal — warga Kampung Ciproy RT 002/RW 010, Program Studi Bisnis Digital (S.Bns.
Kepala Desa Cihideung Udik, H. Denny, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas terselenggaranya program SASARDESA.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah memberikan kesempatan kuliah gratis melalui SASARDESA. Ini adalah peluang luar biasa bagi warga maupun perangkat desa untuk meningkatkan kualitas pendidikan," ujar H. Denny.
Ia menegaskan bahwa keempat peserta telah melalui proses seleksi yang transparan. "Hasil penjaringan dan verifikasi menetapkan empat orang penerima tahun ini: dua warga dan dua perangkat desa. Kami berharap mereka memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya."
H. Denny juga berharap para penerima belajar dengan sungguh-sungguh hingga menyelesaikan studi dan memperoleh gelar sarjana, agar ilmu yang didapat dapat bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, serta kemajuan Desa Cihideung Udik.
Khusus bagi dua perangkat desa yang turut berkuliah, H. Denny menargetkan peningkatan kapasitas pelayanan kepada masyarakat. "Dengan pendidikan yang lebih tinggi, kinerja pemerintahan desa semakin baik dan pelayanan kepada warga semakin berkualitas."
BACA JUGA:Ungkap Peran Tionghoa dalam Pendirian ITB, Alumni Lemhannas Apresiasi Tulisan Ong Han Ling