Manajemen strategi merupakan proses berkelanjutan untuk merumuskan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi keputusan lintas fungsi yang memungkinkan organisasi mencapai tujuan jangka panjangnya. Dalam era persaingan global dan disrupsi teknologi saat ini, keberhasilan strategi tidak hanya ditentukan oleh keunggulan produk atau efisiensi biaya, tetapi juga oleh sejauh mana perusahaan mampu mengelola aset terpentingnya, yaitu Sumber Daya Manusia (SDM).
SDM tidak lagi dipandang sebagai pusat biaya (cost center), melainkan sebagai aset strategis yang menjadi motor penggerak inovasi, eksekusi, dan adaptasi strategi. Tanpa SDM yang kompeten, termotivasi, dan selaras dengan arah perusahaan, strategi sebagus apa pun hanya akan menjadi dokumen tanpa realisasi.***