Jakarta, AktualNews - Trio indie-folk asal Jakarta, Rangkai resmi merilis single terbaru bertajuk “Menuai Terurai” pada Jumat (20/2/2026). Lagu ini diluncurkan bertepatan dengan awal Ramadan sebagai ruang refleksi atas kehilangan, perpisahan, dan proses menerima kehidupan apa adanya.
Di tengah berbagai kabar duka yang hadir belakangan ini, mulai dari bencana alam hingga kehilangan yang dirasakan secara kolektif, “Menuai Terurai” hadir dengan nada tenang dan kontemplatif. Lagu ini tidak menitikberatkan pada kepergian secara fisik, melainkan pada nilai, pesan, serta jiwa yang tetap hidup setelahnya.
BACA JUGA:Integrasi Musik dan Spiritualitas dalam Pendekatan Medis Koma
“Ramadan sering menghadirkan kebersamaan, dan di saat yang sama mengingatkan kita secara halus akan mereka yang pernah hadir, namun kini tinggal dalam doa dan ingatan,” ujar Bimo, vokalis Rangkai.
Melalui lirik metaforis, Rangkai membingkai kesedihan sebagai pengalaman bersama. Kisah personal tidak disampaikan secara gamblang, melainkan dirangkai dalam narasi kehilangan yang lebih luas dan relevan bagi banyak orang.
Artwork single ini kembali dipercayakan kepada ilustrator Khalid Albakaziy, yang menerjemahkan tema kehilangan ke dalam visual samar, tenang, dan penuh ruang.
BACA JUGA:Koes Bersaudara, Kisah di Balik Nama yang Menjadi Ikon Musik Tanah Air
Dengan aransemen folk-pop yang intim dan minimalis, “Menuai Terurai” diharapkan menjadi teman refleksi selama Ramadan. Lagu ini ditulis dan diproduksi oleh Mirza, Bimo, Rai, dan Kibar Muhammad Pembela, dengan proses mixing oleh Rendi Kopay serta mastering oleh Rhesa Aditya.
Single tersebut telah tersedia di seluruh platform musik digital melalui label Setengah Lima Records.***