Dramaga, AktualNews , – Berangkat dari aspirasi masyarakat yang kerap mengadu terkait kondisi jalan rusak, DPRD Kabupaten Bogor melalui Komisi IV melakukan peninjauan langsung ruas jalan penghubung Desa Ciherang (Kecamatan Dramaga) dan Desa Ciapus (Kecamatan Ciomas). Peninjauan yang dipimpin Anggota Komisi IV H. Wasto Sumarno, S.Hut., M.Pd., membuktikan komitmen pemerintah daerah dalam merespons keluhan warga terkait infrastruktur yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Hadir dalam kunjungan lapangan tersebut, Camat Dramaga Atep S. Sumaryo, S.H., M.M., perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) UPT Jalan dan Jembatan, serta Kepala Desa Ciherang Suherwin, S.H. Kegiatan ini bukan hanya sekadar tinjauan, melainkan bentuk sinkronisasi langkah antara lembaga legislatif dan eksekutif untuk memastikan perencanaan pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
H. Wasto Sumarno menyampaikan bahwa ruas jalan Batas Kota - Ciherang telah resmi masuk dalam daftar prioritas pembangunan infrastruktur tahun 2026. Rencana perbaikan akan dilakukan melalui betonisasi sepanjang kurang lebih 2,1 kilometer, sebagai solusi jangka panjang mengingat kondisi iklim Kabupaten Bogor yang memiliki curah hujan tinggi.
“Kami menghargai aktifnya masyarakat dalam menyampaikan masukan. Berdasarkan data dan nomenklatur yang ada, jalan ini menjadi prioritas utama tahun ini. Meskipun perlu melalui tahapan administrasi, perencanaan teknis, dan lelang, Bupati Bogor telah memberikan arahan untuk segera menindaklanjutinya,” jelas H. Wasto.
Saat ditanya terkait pelaksanaan yang terkadang membutuhkan waktu, H. Wasto mengakui bahwa keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan utama. “Anggaran harus dialokasikan secara proporsional untuk seluruh wilayah Kabupaten Bogor, karena setiap infrastruktur memiliki urgensi masing-masing. Namun, kami selalu berusaha memprioritaskan yang paling dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa tingginya curah hujan seringkali mempercepat kerusakan jalan aspal, sehingga pemilihan beton sebagai material konstruksi menjadi pilihan strategis. “Kita berkomitmen untuk membangun jalan yang berkualitas dan berkelanjutan, sehingga tidak perlu sering diperbaiki,” tambahnya.
Tidak hanya memperbaiki badan jalan, pemerintah daerah juga akan menyertakan pembangunan sistem drainase sebagai satu kesatuan proyek. Menurut H. Wasto, drainase yang memadai akan mencegah genangan air dan merusak struktur jalan. “Tanpa drainase yang baik, perbaikan jalan akan sia-sia karena akan cepat rusak kembali. Ini menjadi bagian tak terpisahkan dari perencanaan kita,” tegasnya.
Camat Dramaga Atep S. Sumaryo menegaskan bahwa kunjungan ini adalah bentuk respons nyata terhadap harapan masyarakat. “Kita tidak hanya mendengar keluhan, tapi juga melihat langsung kondisi di lapangan untuk menentukan langkah selanjutnya. Semoga prosesnya berjalan lancar dan bisa segera terealisasikan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Ciherang Suherwin, S.H., mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. “Selama ini, pemerintah desa bersama warga telah melakukan penanganan sementara dengan menutup lubang-lubang jalan menggunakan material yang ada. Kami berharap dengan perbaikan yang akan dilakukan, mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, aktivitas ekonomi meningkat, dan keselamatan pengguna jalan semakin terjamin,” ucapnya.
BACA JUGA:Musrenbang Kecamatan Dramaga 2026 Fokus pada Pemberdayaan Masyarakat dan Sinergi Stakeholder
Perbaikan jalan Batas Kota - Ciherang diharapkan dapat segera dimulai pada semester pertama tahun 2026, setelah seluruh tahapan administrasi dan teknis selesai dilaksanakan.***