Karanganyar,AktualNews — Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 45 pengurus KDKMP dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Karanganyar.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Karanganyar, Aris Martopo, S.P., M.T., dalam laporan penyelenggaraan menyampaikan bahwa bimtek terlaksana berkat dukungan penuh Wakil Bupati Karanganyar sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat koperasi desa.
BACA JUGA:Polri Terus Maksimalkan Upaya Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang
“Di Kabupaten Karanganyar saat ini terdapat 177 KDKMP. Pelatihan manajemen pengelolaan ini sangat penting agar koperasi dapat dikelola secara tertib, profesional, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” ungkap Aris Martopo.
Ia menambahkan, materi pelatihan disampaikan secara menyeluruh, mulai dari dasar-dasar pengelolaan koperasi, pemahaman simpanan pokok dan simpanan wajib, hingga perhitungan keuntungan serta pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU).
Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral menargetkan seluruh KDKMP di Kabupaten Karanganyar dapat melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan membagikan SHU paling lambat pada Maret 2026.
Kegiatan bimtek secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E., yang sekaligus memberikan arahan dan materi kepada para peserta. Dalam sambutannya,
Wakil Bupati menegaskan bahwa pengurus KDKMP merupakan tokoh-tokoh terpilih di desa yang dipercaya untuk mengelola koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat.
“Koperasi adalah soko guru perekonomian bangsa Indonesia sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33. KDKMP memiliki peran strategis dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis asas kekeluargaan dan gotong royong,” tegasnya.
Wakil Bupati juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas manajemen koperasi agar KDKMP mampu menjadi solusi atas kebutuhan ekonomi masyarakat desa, khususnya di sektor pangan.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan terus mendukung pengembangan koperasi desa sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui bimtek ini, diharapkan para pengurus KDKMP memiliki pemahaman yang lebih baik terkait tata kelola koperasi, sehingga KDKMP di Kabupaten Karanganyar dapat tumbuh secara sehat, profesional, dan berkelanjutan.
Sementara itu, di lokasi lain juga dilaksanakan kegiatan pendampingan dan pembinaan koperasi desa yang difasilitasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Karanganyar. Kegiatan tersebut diikuti oleh 45 pengurus KDKMP sebagai upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas pengurus dan pengelola koperasi, khususnya pada aspek administrasi, tata kelola keuangan, serta kesiapan pelaksanaan RAT secara tertib dan akuntabel.***