Kapolda Jateng Tinjau Penanganan Kebakaran Lereng Gunung Lawu Capai 100 Hektare

Kapolda Jateng Tinjau Penanganan Kebakaran Lereng Gunung Lawu Capai 100 Hektare

--

Karanganyar,AktualNews  – Kebakaran yang melanda lereng Gunung Lawu sejak Kamis (15/10/2026) diperkirakan telah membakar sekitar 100 hektare lahan hingga Sabtu (17/10/2026). Kondisi medan yang terjal, vegetasi kering, serta potensi perubahan arah angin menjadi tantangan bagi petugas dalam mengendalikan kobaran api.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan kemudian mengunjungi Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan penanganan kebakaran di kawasan lereng Gunung Lawu.

BACA JUGA:HUT ke-81 TNI, Forkopimda Karanganyar Guyub Makan Bersama Dandim-Kapolres Saling Suap Nasi Tumpeng

Di posko, Kapolda Jateng meninjau koordinasi personel gabungan yang terlibat dalam penanganan kebakaran. Sinergi lintas instansi dinilai penting untuk mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas ke kawasan hutan lainnya.

Penanganan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi medan dan perkembangan cuaca. Petugas terus memantau titik api, membuat sekat bakar, serta menjaga kesiapsiagaan untuk menghambat pergerakan api di kawasan lereng Gunung Lawu.

Kapolda Jateng menekankan pentingnya langkah antisipasi dalam menghadapi potensi kebakaran. Pengalaman kebakaran sebelumnya menjadi pelajaran agar penanganan dilakukan sedini mungkin, termasuk dengan memperkuat koordinasi antardaerah apabila api berpotensi merambat ke wilayah lain.


--

Wabup Karanganyar Tekankan Pentingnya Antisipasi

Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana turut memberikan perhatian terhadap penanganan kebakaran di lereng Gunung Lawu. Ia menegaskan bahwa upaya antisipasi harus menjadi prioritas agar kebakaran tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, petugas kehutanan, relawan, dan unsur terkait lainnya perlu terus diperkuat. Langkah tersebut diperlukan agar penanganan di lapangan berjalan efektif sekaligus menjaga keselamatan petugas.

BACA JUGA:Polres Karanganyar Tetapkan 4 Tersangka Dua Koprasi Bermodus Deposito

Selain pemadaman langsung, pemantauan cuaca dan pergerakan api menjadi bagian penting dalam menentukan langkah berikutnya. Dukungan teknologi pemantauan serta kemungkinan modifikasi cuaca juga perlu dikoordinasikan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.


--

Pemerintah daerah berharap seluruh unsur yang terlibat terus bekerja sama mengendalikan kebakaran. Masyarakat di sekitar lereng Gunung Lawu diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

Share
Berita Lainnya