Jauhi Pelajar dari Narkoba, Wabup Karanganyar Tekankan Daya Juang Menuju Indonesia Emas 2045
--
Karanganyar,AktualNews – Masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh prestasi di ruang kelas, tetapi juga oleh karakter dan ketangguhan generasi mudanya. Karena itu, pelajar Karanganyar didorong untuk menjauhi narkoba, memperkuat mental, serta memiliki daya juang agar tumbuh menjadi generasi unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Karanganyar H. Adhe Eliana, S.E. saat membuka Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di SMA Negeri Kerjo, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut digelar Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Satnarkoba Polres Karanganyar sebagai langkah preventif untuk membentengi pelajar dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
BACA JUGA:Polres Karanganyar Ajak 310 Pelajar Kebakkramat Melek AI dan Bijak Bermedia Digital
Mewakili Bupati Karanganyar, Wabup Adhe Eliana mengingatkan para siswa bahwa tugas utama pelajar adalah belajar dan mempersiapkan masa depan. Berbagai hal yang berpotensi mengganggu kesehatan, konsentrasi, pendidikan, dan masa depan harus dijauhi, termasuk narkoba.
“Yang paling utama adalah sekolah. Jangan sampai terganggu oleh apa pun, apalagi narkoba,” tegas Wabup di hadapan para siswa.
Menurut Wabup, pelajar saat ini merupakan calon generasi penerus yang akan menentukan perjalanan bangsa pada masa mendatang. Mereka diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, berkarakter, produktif, dan mampu menghadapi perubahan zaman.
Untuk itu, Wabup menekankan pentingnya daya juang dalam membentuk generasi muda. Menurutnya, perjalanan menuju masa depan tidak selalu mudah sehingga pelajar harus memiliki keberanian untuk menghadapi tantangan, tidak mudah menyerah, dan mampu menentukan pilihan yang baik bagi dirinya.
“Generasi muda harus punya daya juang. Jangan mudah menyerah dan jangan mudah terpengaruh oleh lingkungan yang membawa pada hal-hal negatif,” pesannya.
Wabup juga mengajak para siswa untuk bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial. Kemudahan akses informasi harus diarahkan untuk menambah wawasan, mengembangkan keterampilan, meningkatkan kreativitas, serta membuka ruang bagi prestasi, bukan menjadi pintu masuk bagi perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Sosialisasi P4GN berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, dialog, dan sesi tanya jawab bersama para siswa. Edukasi tersebut tidak hanya membahas bahaya narkotika, tetapi juga pentingnya menjaga pergaulan, membangun karakter positif, serta berani mengambil sikap untuk mengatakan tidak terhadap narkoba.

--
Pemkab Karanganyar berharap kegiatan P4GN memberikan dampak berkelanjutan. Para siswa diharapkan tidak berhenti sebagai penerima informasi, tetapi mampu menjadi agen perubahan (agent of change) dengan menyebarkan pesan antinarkoba kepada teman sebaya, keluarga, dan lingkungan masyarakat.
Pencegahan penyalahgunaan narkotika membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, sekolah, keluarga, hingga masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan aman bagi tumbuh kembang generasi muda.
- Share
-